Saat Liburan Imlek, RIBUAN PENGUNJUNG Nikmati Sunset di Puncak Becici Yogyakarta

YOGYAKARTA (POSBERITAKOTA) – Yogyakarta memiliki destinasi wisata dengan panorama beda dari daerah lain di Indonesia. Keasrian hutan pinus dan kesejukan udaranya kerap jadi pilihan para pengunjung. Karenanya, bertepatan dengan libur Imlek, Selasa (5/2) kemarin, mereka berbondong-bondong mendatangi.

Saat berada di hamparan pohon pinus, pengunjung pun bisa sambil menikmati susana ‘Sunset’ di Puncak Becici. Wow sangat mengagumkan, indah serta asri. Lebih lagi ditingkahi oleh kesejukan udara, bak berada diluar negeri.

Pengunjung yang datang ke situ, tidak saja menikmati sejuknya alam asri hutan pinus. Ada pula yang sebagian sengaja menggelar rapat internal office, termasuk Ormas untuk menggekar acara pertemuan ditempat tersebut.

Dikatakan pengelola bahwa pada liburan Imlek kemarin, ada sedikit lonjakan pengunjung. “Sore hari merupakan waktu paling bagus, jika ingin menikmati panorama di sini,” ucap Gandi Saputro, Ketua Operator Kawasan Puncak Becici kepada POSBERITAKOTA.

Ditambahkan Gandi bahwa Puncak Becici merupakan salah satu lokasi dari Blok Mangunan yang saat ini menjadi destinasi wisata pavorit di Kota Jogjakarta. Blok Mangunan sendiri terdiri dari 7 blok yang dikelola masyarakat untuk wisata.

“Yang pasti, Puncak Becici, lebih fokus pada kegiatan alam semacam outbond atau untuk menikmati panorama indah dan udara sejuk,” papar dia lagi.

Baca Juga:  Dibenarkan Kapolda Jatim, VANESSA ANGEL Mangkir dari Pemeriksaan Perdana

Lokasi Puncak Becici, dikelola oleh sekitar 40 warga sekitar. Dulu, jelas Gandi, cuma hutan pinus yang disadap getahnya. Kemudian distop, karena di akhir 2015 silam, mulai dijadikan objek wisata.

Mereka fokus mengelola pariwisata ini. Puncak Becici berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul atau 30 Km dari pusat kota Yogyakarta.

Menurut Gandi lebih lanjut, sejak mantan Presiden Amerika Serikat Barack Husein Obama berkunjung ke tempat tersebut, semakin mendapat perhatian dari masyarakat luas. Bahkan dijadikan salah satu tempat pavorit.

“Lonjakan pengunjungnya naik hampir 300 persen,” kata dia seraya menambahkan bahwa pada masa libur bisa menggaet pengunjung 2500-3000 orang. Dari situ, setidaknya diperkirakan datang 40.000 pengunjung dalam setiap bulannya.

Jika ingin menikmati keindahan alam di Puncak Becici, pengunjung cukup merogoh kocek untuk tiket masuk Rp 2500. Sedang untuk parkir motor Rp 2000, mobil Rp 5000 dan bus Rp 20.000.

Agar bisa menuju ke sana, wisatawan dapat melewati jalur Yogyakarta-Wonosari. Namun, pastikan kendaraan prima. Sebab, jalan yang harus dilalui naik turun dan berkelok-kelok. Puncak Becici memiliki hutan pinus seluas 4,4 hektar dengan hawa yang sejuk. ■ RED GEHAES BST/GOES

Beri Tanggapan