Demi Kualitas Pendidikan, PEMPROV DKI Anggarkan Rp 2,1 T Buat Bangun 132 Gedung Sekolah

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 2,1 triliun untuk pembangunan dan perbaikan gedung sekolah. Uang sebanyak itu akan digunakan untuk merehab 132 sekolahan dan sepuluh bangunan baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI, Bowo Irianto, mengatakan dari jumlah 132 gedung sekolah yang akan direhab, sebagian besar didominasi gedung sekolah dasar (SD) di enam wilayah DKI Jakarta. Selebihnya, gedung SMP dan SMA.

“Mayoritas gedung SD yang akan direhab total pada tahun ini,” kata Bowo di Jakarta, Jumat (8/2). Selain melakukan rehab total gedung sekolah, Disdik DKI juga melakukan pembangunan ruang kelas baru di tujuh lokasi sekolah dengan total nilai anggaran sebesar Rp 55,54 miliar.

Juga dialokasikan anggaran untuk membangun gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) baru di Jakarta Barat sebesar Rp 40,96 miliar dan di Jakarta Timur sebesar Rp 168,7 miliar.

“Kalau ini, kita benar-benar membangun sekolah baru. Dari yang tidak ada menjadi ada. Ada 10 SMK Negeri. Mayoritas ada di Jakarta Timur,” jelas Bowo.

Baca Juga:  Dukung Asian Games, PAC PEMUDA PANCASILA Pasar Minggu Ikut Sambut Kirab Obor

Untuk pelaksanaan pembangunannya, Bowo, menerangkan bahwa sekarang ini baru masuk dalam lelang perencanaan atau lelang untuk manajemen konstruksi. Kemudian setelah lelang manajemen konstruksi didaptkan pemenangnya dan perencanaan pembangunan sudah selesai, maka langkah selanjutnya dilakukan persiapan lelang fisik.

“Mudah-mudahan secepatnya awal Mei sudah harus ada pemenang lelang fisik. Sehingga Juni, kita sudah mulai pembangunan seluruh sekolah tersebut,” ujar Bowo. Menurutnya, proyek besar ini tidak boleh ada yang molor dari target, sebagaimana sempat terjadi pada tahun 2018.

Pelaksanaan rehab total sekolah, pembangunan ruang kelas baru dan gedung SMKN baru akan dilakukan dengan sistem single years artinya pekerjaan harus selesai pada tahun ini juga. Dengan banyaknya gedung sekolah baru yang bakal berdiri pada tahun 2019, Bowo meyakini dapat meningkatkan mutu pendidikan.

“Dengan fasilitas yang nyaman akan meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar,” tandasnya. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan