Pengajuan Cawagub DKI, GERINDRA & PKS Segera Serahkan 2 Nama ke Gubernur

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Proses pengajuan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah mulai ada kemajuan. Dua partai pengusung yakni DPD Gerindra dan DPW PKS telah sama-sama menandatangani surat pengajuan calon dan rencananya akan diserahkan kepada Gubernur Anies pada Senin depan.

Penandatanganan tingkat DPD telah dilakukan oleh Ketua DPD Gerindra M Taufik dan Ketua DPW PKS, Syakir Purnomo. “Alhamdulillah kami telah menandatangani surat tersebut. Adapun calon yang kami ajukan adalah dua orang yakni Agung Yulianto dan Achmad Syaiku,” ujar M Taufik pada acara jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Sedangkan untuk nama Abdurahman Suhaemi tidak diajukan, karena tidak lolos proses fit and proper test yang dilakukan tim panelis independen.

Taufik menegaskan bahwa proses pengajuan calon pengganti Sandiaga Uno dilakukan secata ketat dan independen. “Kami melibatkan panelis independen seperti Bambang Prasojo dan Siti Zuhro. Bahkan saya pernah dimarahi calon karena katanya pertanyaan yang diajukan dari panelis susah amat,” ungkap Taufik, pada acara yang dihadiri salah satu calon, Agung Yulianto.

Baca Juga:  Antisipasi 'Malam Munajat 212', POLDA METRO JAYA & PEMPROV DKI Alihkan Lalu Lintas ke Kawasan Monas

Menurutnya, proses pengajuan Cawagub DKI ini tidak semudah yang dibayangkan orang karena ada mekanisme yang harus dilakukan. “Kalau ada yang bilang bahwa dua calon ini tidak akan didukung Dewan itu sama sekali tidak benar. Saya ini kan Wakil Ketua DPRD. Saya jamin bahwa proses teman-teman Dewan akan mendukung proses pemilihan Wagub. Saya optimis sebelum pelaksanaan Pilpres, DKI sudah punya pendamping Gubernur Anies,” tandasnya pada acara yang dihadiri Syakir Purnomo.

Selanjutnya, Syakir menambahkan bahwa surat yang telah ditandatangani pimpinan DPD akan dilanjutkan ke tingkat DPP. “Untuk dimintakan tanda tangan oleh Ketum dan Sekjen DPP masing-masing partai. Setelah itu, baru diserahkan kepada Gubernur dan dilanjutkan ke DPRD yang akan melakukan pemilihan lewat sidang paripurna,” ujar Syakir. ■ RED/JOKO/G

Beri Tanggapan