Saat di Kota Medan, CAMELIA PANDUWINATA LUBIS Dampingi Cawapres Mar’uf Amin

MEDAN (POSBERITAKOTA) – Meski baru saja pulang umroh ke Tanah Suci Mekkah, semangat Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Sumut 1 Camelia Panduwinata Lubis, tak pernah surut. Terutama untuk turun ke lapangan melakukan sosialisasi atau mendampingi Cawapres nomor urut 01 KH Mar’uf Amin yang datang ke Kota Medan, Sabtu (9/3) kemarin.

Menurut penilaian Camelia Panduwita Lubis bahwa kedatangan Cawapres 01 KH Mar’uf Amin, sangat berarti dan penting karena punya tujuan untuk merapatkan barisan pasangan Jokowi-Mar’uf Amin. Selain menyapa para simpatisan dan relawan, juga berkesempatan untuk menjawab segala bentuk Hoaks yang terjadi dan dapat memecah-belah masyarakat.

“Saya sangat apresiasi atas kehadiran Kyai Ma’ruf Amin ke Medan. Sebab, bisa sekaligus membantah akibat banyak tersebar berita-berita bohong (hoax) ditengah kehidupan masyarakat. Apalagi dampaknya bisa memecah-belah masyarakat. Jadi, semoga penjelasannya, bisa menyejukan hati kita semua,” papar wanita politisi Partai Golkar kepada POSBERITAKOTA.

Baca Juga:  Mau Sosialisasi Ketemu Pemilih, CAMELIA PANDUWINATA LUBIS Terkendala Delay Pesawat

Sedangkan KH Mar’uf Amin yang diwawancarai media, menegaskan 9bahwa saat ini banyak tukang fitnah yang berkeliaran. Bahkan, ia menyebut dirinya yang maju menjadi pasangan dari Jokowi menuju RI-, ikut jadi sasaran empuk para penyebar fitnah tersebut.

“Pak Jokowi dibilang PKI, ente kali yang PKI. Sebab, saat PKI bubar, usia pak Jokowi justru masih 4 tahun. Masih balita. Ente oon sih, mau terus dibohongi,” tuturnya kepada awak media.

Makanya, Mar’uf Amin pun meminta agar masyarakat jangan mau sampai dibohongi ataupun terpancing oleh fitnah yang beredar luas saat ini. Sebab, banyak tukang fitnah berkeliaran di masyarakat.

Dalam pandangan Cawapres 01 tersebut bahwa kondisi masyarakat Sumut sangat heterogen, cerdas dan tidak gampang dibohongi maupun termakan oleh fitnah. “Karena itu, saya yakin bisa memperoleh 70% suara dari wilayah Sumut ini. Kita harus optimis,” pungkas KH Mar’uf Amin. ■ RED/ADV/AGUS SANTOSA

Beri Tanggapan