Melalui OK OCE Prasasti, SANDIAGA UNO Yakin Bisa Dorong Bangsa Jadi Produsen

PEKALONGAN (POSBERITAKOTA) – Gagasan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno, menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya di Indonesia terus digelorakan. Salah satu motornya adalah OK OCE Nasional yang dilaksanakan secara intensif oleh pergerakan OK OCE Prasasti.

Selama dalam bulan Maret ini, OK OCE menggelar roadshow seminar kewirausahaan di sepuluh kota di Propinsi Jawa Tengah. Serangkaian safari pelatihan yang sering dihadiri langsung oleh Sandiaga bertajuk ‘Seminar Millenial Santripreneurship’. Sepuluh kota tersebut meliputi Solo, Salatiga, Semarang, Kudus, Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Purbalingga, Magelang dan Purwodadi.

Sedangkan kegiatan tersebut, dilakukan melalui bekerja sama dengan Yayasan Pemberdayaan Usaha Pesantren yang disingkat Yayasan Pesantren.

Sandiaga menegaskan bahwa gerakan pengembangan kewirausahaan ini jauh lebih besar dari sekadar Pilpres. “Ini menyangkut harga diri bangsa apakah terus menjadi konsumen ataupun ingin berubah menjadi produsen. Indonesia mempunyai pasar yang luar biasa besar, jangan sampai hanya dimanfaatkan oleh para pengusaha asing,” ujarnya di Pekalongan, Jumat (15/3).

Sandiaga menegaskan ingin mengembangkan program OK OCE secara nasional, sehingga tumbuh para pengusaha tangguh dari berbagai pelosok Tanah Air. Gerakan OK OCE diharapkan mampu menumbuhkan pengusaha baru yang pada akhirnya membuka banyak lapangan kerja. “Kita dorong generasi milenial menjadi pengusaha, bukan sekadar pencari kerja,” katanya.

Baca Juga:  Berpihak ke Pesantren, RIBUAN SANTRI Siap Door to Door Menangkan Jokowi-Mar'uf Amin

Dalam beberapa tahun mendatang, generasi milenial ini akan mendominasi jumlah penduduk nasional lebih dari 50 persen. “Surplus generasi produktif ini harus mampu dimanfaatkan untuk menumbuhkan para pengusaha baru di tanah air, ” kata Sandi, pendamping Capres Prabowo.

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari kalangan alumni pondok pesantren, para santri dan santriwati, kaum milenial, serta masyarakat secara umum. Peserta tidak dipungut biaya.

Menurut Akbar Zainudin, Sekretaris Yayasan Pesantren, kegiatan ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat, terutama alumni pesantren. “Tujuannya agar mereka bisa mengembangkan diri menjadi pengusaha di berbagai bidang,” kata Akbar Zainudin.

Koordinator Nasional OK OCE Prasasti RH Victor J Aritonang mengatakan bahwa OK OCE Prasasti berkomitmen mengembangkan semangat kewirausahaan di berbagai daerah.

“Selain materi kewirausahaan secara umum, OK OCE Prasasti juga menyelenggarakan pelatihan teknis, seperti pengolahan lele, susu, pengemasan produk, pemasaran, dan berbagai hal teknis lainnya,” ucap Victor.

Sementara itu Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi, menegaskan komitmen OK OCE untuk mengembangkan kewirausahaan di Indonesia, melalui tujuh Langkah Pasti Akan Sukses (PAS), yaitu Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perijinan, Pemasaran, Keuangan dan Permodalan.

“Dengan demikian, pelaku UMKM bisa mendapatkan berbagai aspek kemudahan dalam membangun usaha,” ujar Iim. ■ RED/JOKO/G

Beri Tanggapan