Desa Kembali Lenggang, PEMUDIK Asal Margasari Tegal Balik ke Jakarta & Bandung

SLAWI (POSBERITAKOTA) – Setelah dimeriahkan kehadiran para pemudik selama hampir sepekan lamanya, kini wilayah Desa dan Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, kembali lenggang. Mereka, sejak kemarin dan puncaknya hari Minggu (9/6) malam ini, harus balik ke Jakarta dan Bandung.

Para pemudik mengungkapkan bahwa mulai Selasa (11/6) besok, sudah harus bekerja kembali secara normal. Karenanya, saat yang pas jika kembali ke Jakarta, paling lambat hari ini, Minggu (9/6). Biar ada waktu jedah istirahat seharian dan besoknya beraktifitas lagi.

Marjo (28), warga Kecamatan Margasari, harus balik ke Jakarta. Ia pun berboncengan dengan kawan sekerja yang juga satu kantor, Sunyad (26). Keduanya sudah harus mulai kerja di sebuah bengkel di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tikwo (31) juga harus secepatnya sampai di Bandung. Karena, kata dia, sang majikan memintanya agar Selasa (11/6) besok sudah kerja normal. “Pesanan atau order, sudah mulai harus dikerjakan lagi. Jadi, seluruh karyawan, tak boleh ada yang bolos,” ucapnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Air Sedunia, DLH DKI Jakarta Gelar Berbagai Kegiatan Pelestarian Alam

Ketiga pemuda tersebut bisa jadi gambaran, terkait fenomena warga Kecamatan Margasari yang saban tahun harus Mudik Lebaran. Marjo, Sunyad dan Tikwo mengaku puas telah melepas rindu pada kampung halaman, apalagi bisa berlebaran bersama orangtua dan keluarga besar.

Sedangkan dari hasil pemantauan POSBERITAKOTA, khusus di jalur KlonenganPrupuk, Margasari menuju Jakarta, nampak sudah ramai kendaraan sejak pukul 07.00 WIB. Baik itu roda dua (motor) maupun roda empat atau lebih (mobil dan bus antarkota). Mereka bersamaan dengan tujuan sama ke Ibukota.

Kondisi di Pasar Bulakamba, Kabupaten Brebes, juga terlihat deretan panjang kendaraan pemudik. Untuk mobil siap-siap memasuki pintu tol Pejagan, sedang pengguna motor bakal melalui Jalan Raya Utama antara Brebes menuju arah Kota Cirebon.

Salah seorang sopir angkatan kota, Rumekso (37), juga mengaku mulai surut penumpang. Kondisinya tidak seperti jelang atau satu dua hari setelah Lebaran kemarin. Ramai penumpang dan bisa menangguk rejeki, karena kehadiran para pemudik Lebaran. ■ RED/CAHYO NG/GOES

Beri Tanggapan