Pidato di Sidang Paripurna DPRD DKI, ANIES Klaim Hubungan dengan Dewan Berjalan Harmonis

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Lembaga DPRD DKI Jakarta menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka memperingat HUT ke-492 Kota Jakarta. Sidang yang berlangsung di gedung Dewan dipimpin Ketua DPRD Prasetio Edimarsudi dan dihadiri Gubernur Anies Baswedan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan segenap undangan lainnya, termasuk duta besar dari sejumlah negara.

Pada kesempatan tersebut Anies mengklaim hubungannya dengan DPRD berjalan harmonis sehingga kinerja Pemprov DKI nyaris tanpa hambatan. “Pertama kami ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Dewan yang selama ini mendukung penuh berbagai kebijakan yang dilakukn Pemprov DKI,” ujar Anies pada rapat paripurna yang dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo dan duta besar dari beberapa negara.

Anies juga mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terbangun antara Pemprov DKI Jakarta dengan DPRD sehingga banyak kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Izinkan saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota Dewan, atas kerja sama dan dukungan yang terus terjalin dan bertumbuh secara harmonis dan sinergi selama ini,” ucap Anies.

Anies memaparkan prestasi Pemprov DKI Jakarta dalam berbagai bidang, mulai dari prestasi yang memenuhi good governance dan pemberantasan korupsi, hingga prestasi yang diperoleh masing-masing dinas di jajaran Pemprov DKI Jakarta. Ditambah lagi Pemprov DKI Jakarta kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan daerah selama dua tahun berturut-turut.

“Alhamdulillah dengan ikhtiar yang dilakukan, kami mampu memperoleh predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk tahun kedua,” ujarnya.

Selain itu, prestasi lainnya datang dari penghargaan yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Pemprov DKI Jakarta.

“KPK memberikan 3 (tiga) penghargaan untuk kategori Pemerintah Daerah dengan Penerapan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara Terbaik Tahun 2018, Pemerintah Daerah dengan Nilai Gratifikasi Terbesar yang Ditetapkan Menjadi Milik Negara Tahun 2018, dan Pemerintah Daerah dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik Tahun 2018,” sambungnya.

Di samping itu, terobosan-terobosan Pemprov DKI Jakarta yang membawa manfaat bagi warga juga dipaparkan Gubernur Anies di depan para peserta rapat paripurna istimewa. Beberapa program inovasi yang menjadi wujud Wajah Baru Jakarta, antara lain Sistem Layanan Pembayaran Belanja Daerah dan Pajak Pusat melalui SP2D Online dan Real Time; Revitalisasi Fasilitas Pejalan Kaki, seperti revitalisasi trotoar dengan konsep Complete Street, revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Jembatan Penyeberangan Multiguna, dan Terowongan Penyeberangan Orang.

“Inovasi selanjutnya adalah Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan grand design (desain besar) pembangunan berbasis gerakan yaitu dengan paradigma City 4.0. Artinya, pemerintah kota administrasi menjadi kolaborator, dan warga menjadi ko-kreator,” terangnya.

Kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan warga menjadi perhatian utama dalam menghadirkan wajah baru Jakarta. Untuk memajukan kota ini, pemerintah tak akan bisa bekerja sendiri. Dukungan dari komunitas, pakar, akademisi, dan warga sangat dibutuhkan.

Namun, Anies menegaskan bahwa yang menjadi sangat penting adalah solidnya pimpinan di Ibukota, yang dalam konstitusi disebutkan meliputi lembaga wakil rakyat, lembaga keamanan, serta penegakan hukum. ■ RED/JOKO/S

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here