Jadi Rujukan Utama Data Keluarga, 57 PERSEN KADER PKK Sudah Gunakan Aplikasi Carik Jakarta

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Para kader PKK DKI Jakarta diminta untuk menggunakan aplikasi Carik Jakarta. Pasalnya aplikasi yang baru diluncurkan Gubernur Anies Baswedan pada akhir Juli 2019 tersebut akan dijadikan sebagai perencanaan program kesejahteraan masyarakat dan penyusunan kebijakan berbasis satu pintu.

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan hingga September 2019, kader PKK yang telah menggunakan aplikasi tersebut bari mencapai sekitar 40.000. “Secara prosentase baru mencapai sekitar 57 persen dari total 70.902 kader PKK di Jakarta,” ujar Tuty di Balaikota, Jumat (4/10).

Sebelumnya Dinas PPAPP telah memberikan Training of Trainers (ToT) mengenai aplikaso tersebut bagi 317 Sekretaris PKK di tingkat kelurahan, kecamatan, kota.

“Setelah ToT, para Sekretaris PKK tersebut memberikan bimtek kepada kader PKK di lingkungannya dalam mengoperasikan aplikasi Carik Jakarta untuk mendata keluarga. Targetnya, seluruh kader PKK menggunakan aplikasi Carik Jakarta Desember mendatang ,” ujarnya.

Baca Juga:  Minta Jadi PNS, RIBUAN HONORER K2 Unjuk Rasa di Balaikota DKI

Tuty menjelaskan, aplikasi Carik Jakarta dibuat untuk memudahkan kader PKK dalam mendata keluarga. Data yang didapatkan oleh kader PKK ini bisa menjadi rujukan utama dalam perencanaan program kesejahteraan masyarakat dan penyusunan kebijakan berbasis satu pintu.

“Melalui aplikasi itu akan memudahkan setiap SKPD dan UKPD untuk mendapatkan informasi tiap keluarga di Jakarta. Jadi disatupintukan, indikatornya menjadi satu, setelah itu SKPD maupun UKPD tinggal minta PKK ketika mau melakukan intervensi,” tandasnya. ■ RED/JOKO S/G

Beri Tanggapan