Kampanye Lawan Pandemi Virus Corona, MASTER LIMBAD ‘Dijegat’ Kapolres Cianjur Tak Boleh Mudik

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Adegan dramatis yang berisikan edukasi bagi masyarakat luas, ditampikan dua sosok ternama yakni Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto dan Magician (pesulap-red) kondang Master Limbad. Keduanya tampil dalam video pendek sebagai bentuk kampanye melawan pandemi virus Corona (Covid-19), mengambil lokasi di halaman Mapolres Cianjur, Jawa Barat, awal pekan kemarin.

Video tersebut menggambarkan rombongan Master Limbad yang sedianya ingin Mudik Lebaran ke Kota Slawi (Tegal), namun disarankan sebaiknya kembali ke Ibukota Jakarta saja. Pada akhirnya pun gagal untuk ber-Lebaran bersama istri dan anak-anak di kampung halamannya.

Pesulap kondang tersebut awalnya sempat merajuk, agar Kapolres Cianjur memperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan Mudik Lebaran ke Kota Slawi, Tegal. Setelah melalui pembicaraan dan mendapat penjelasan dari orang nomor satu di Korps Bhayangkara Resor Cianjur tersebut, kemudian memilih membatalkannya.

Master Limbad boleh makan paku, boleh sekuat linggis, tapi virus Corona jangan dibuat main-main. Master Limbad harus balik, tidak boleh Mudik,” tegas AKBP Juang saat dialog sekaligus memberikan saran positif kepada rombongan pesulap tersebut.

Sedangkan dalam video pendek tersebut, berdurasi 2 menit 8 detik. Master Limbad dan rombongan berbesar hati, membatalkan untuk Mudik Lebaran. Hal tersebut demi mencegah virus Corona, agar penyebaran atau penularannya, tidak lebih luas lagi.

Pada bagian akhir video, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto bersama Master Limbad, juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat Cianjur supaya menunda Mudik Lebaran di tengah ancaman pandemi Covid-19.

“Tolong, sayangi keluarga kita. Juga sayangi saudara kita, sayangi diri kita semua. Semoga kita semua terhindar dari virus Corona,” pinta AKBP Juang.

Dalam rangkaian video tersebut, Master Limbad bersama AKBP Juang menyambangi rumah sakit untuk memberikan dukungan terhadap tenaga medis sebagai garda terdepan dalam perang melawan virus Corona. Termasuk menyerahkan bantuan berupa 20 alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan, 45 botol hand sanitizer serta 240 kaleng susu murni.

“Ada pula paket Sembako yang dibagi-bagikan kepada para pengojek dan pedagang kecil yang kita temui sepanjang perjalanan tadi,” ucap AKBP Juang seraya menyebut bahwa aksinya bersama Master Limbad sebagai bentuk
implementasi rasa simpatik terhadap keadaan masyarakat yang sedang terdampak virus Corona.

Sementara itu Master Limbad kepada POSBERITAKOTA, Jumat (10/4/2020), menuturkan harapannya semoga apa yang dilakukannya itu merupakan langkah efektif di dalam mengedukasi masyarakat luas di Tanah Air, khususnya bagi seluruh warga di wilayah Cianjur, Jawa Barat.RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here