Isi Ta’lim di Jami Al-Ikhlas RW 025 VGH Bekasi, USTADZ AANG KUNAEFI Sebut Ciri Orang Bertaqwa adalah yang Memakmurkan Masjid

BEKASI (POSBERITAKOTA) ■ Tak terasa bahwa saat ini kita menjelang memasuki hari ke-20 di bulan Muharom 1442 Hijriyah. Seiring dan sejalan dengan peradaban manusia di muka bumi ini, terlebih khususnya bagi kaum Muslimin, kita dituntut untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Karenanya, ada firman yang menyebutkan : “Wahai orang-orang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah SWT”. Dan, itu merupakan perintah kepada hamba hamba-NYA. Sebab, jika seseorang semakin beriman dan bertaqwa, maka bakal semakin diangkat derajatnya.

“Sebagai hamba kita pun harus bisa menempatkan diri. Harus betul-betul menjadi hamba. Seperti ketika kita sudah melangkah ke masjid, itu harus dijadikan sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ucap Ustadz Aang Kunaefi dalam kajian kitab ‘Nashoihuddiniyyah‘ (Al Habib Muhammad bin Ali Baalawi) usai ba’da Maghrib di Masjid Jami Al-Ikhlas RW 025 VGH Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/9/2020).

Sebanyak tidak kurang dari 100-an jamaah rutin, nampak bersemangat mengikuti tausiah dari ustadz kondang yang asli Babelan, Kabupaten Bekasi tersebut. Menarik untuk diambil hikmah serta perlu diresapi, manakala Ustadz Aang dalam ceramahnya menekankan bahwa ketaqwaan merupakan wasiat dari Allah SWT.

Lantas, bagaimana di dalam membangun masjid? “Kita ke masjid itu karena ingin bertaqwa kepada Allah SWT. Bukan dengan pamer harta, pangkat atau kekayaan. Justru ketaqwaan itulah yang sangat berharga di mata Allah SWT,” ulasnya.

Ustadz Aang pun mengulas lebih jauh dan menyebutkan bahwa orang-orang yang memakmurkan masjid, itulah sejatinya orang-orang yang bertaqwa kepada Allah SWT. “Jadi, niat membangun dan memakmuran masjid itu dengan ketaqwaan. Bukan dengan pamer harta, kekayaan atau jabatan,” ujarnya.

Selanjutnya, disinggung pula apabila seseorang ingin disayang oleh Allah SWT, ya harus bisa menjaga iman. “Iman harus kita cintai. Dan, bagi orang beriman, dikasih sakit saja nikmat. Sebab, hidup di dunia itu yang penting beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” urai Ustadz Aang.

Saat mengakhiri ceramahnya yang begitu menggugah kalbu, Ustdaz Aang juga mengatakan bahwa dengan kita memiliki keimanan dan ketaqwaan juga dapat memperkokoh atau memperkuat persatuan umat Islam. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here