Demo ke Gedung DPRD, PEKERJA SENI Desak Pemprov DKI Buka Aktifitas Usaha Hiburan Malam

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Aksi demo yang mengatasnamakan sebagai komunitas pekerja seni dan tergabung dalam wadah Srikandi Pekat Indonesia Bersatu, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Senin (7/10/2020). Mereka juga meminta digelar hak angket khusus untuk PSBB di Ibukota.

Akibat dari perpanjangan PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta hingga sekarang, nasib mereka sebagai pekerja seni dunia hiburan malam di Ibukota, justru terlunta-lunta. Tak memiliki penghasilan tetap, sementara keluarga mereka butuh makan. Aksi mereka ‘dikomandoi’ penyanyi dangdut Dewinta Bahar.

Tujuannya melakukan aksi demo karena ini mengadukan kepada anggota dewan. Mereka merasa dirugikan akibat dampak dari perpanjangan PSBB yang digagas Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan. Bahkan waktunya memakan waktu sampai 6 bulanan. 

Dikatakan Dewinta Bahar selaku Ketua Umum Srikandi Pekat IB, pihaknya meminta kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta agar bisa memanggil Gubernur Anies untuk melakukan hak angket yang dinilai sangat merugikan rakyat dan tidak sesuai dengan UUD 1945. 

“Pemerintah DKI Jakarta agar segera mencabut PSBB dan mengembalikan Provinsi DKI Jakarta kembali hidup,” pinta Dewinta, seperti yang disampaikan dalam orasinya, Senin (7/101/2020).

Hal paling penting lain, sebut Dewinta yang sudah menelurkan beberapa album dangdut ini, juga mendesak Pemprov DKI membuka kembali aktivitas usaha hiburan malam atau sektor pariwisata DKI Jakarta dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19. 

“Kami minta aspirasi kami ini didengar, terutama kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta. Setelah ini bisa melanjutkan ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan,” pungkas adik kandung dari Zul, Eko dan Annisa Bahar tersebut.

Dari pantauan POSBERITAKOTA, aksi demo berjalan tertib. Kalangan pekerja seni yang datang dan ikut hadir, terlihat masih muda dan mereka benar dalam usia produktif yang sangat membutuhkan pekerjaan dan penghasilan tetap. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here