Anggota Komisi IX DPR RI, TUTI N ROOSDIONO Gelar Sosialisasi Advokasi & KIE Bersama BKKBN Jateng

SEMARANG (POSBERITAKOTA) – Dalam rangka untuk memberika edukasi dan pemahaman hukum tentang perencanaan pernikahan, Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Tuti N Roosdiono bersama mitra kerjanya yakni BKKN Jawa Tengah (Jateng) mengadakan sosialisasi dengan tema ‘Bersama Bangga Kencana’. Acaranya itu sendiri diadakan pada Sabtu (14/11/2020) lalu di ‘Rumah Aspirasi Tuti N Roosdiono’ di Jalan Salatiga-Muncul Km 3, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Nampak ikut hadir dalam acara tersebut antara lain Dra Romlah selaku Ketua Perkadis KB Jawa Tengah, Yuni Prawesti SH MH yang merupakan perwakilan dari Kejaksaan Jawa Tengah, Martin Suanta SE M.Si selaku Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Sutrisno selaku Camat Tuntang, Sis Budiyono dan Tania sebagai tenaga ahli Tuti N Roosdiono serta tamu undangan dan sahabat Tuti N Roosdiono yang membantu jalannya acara sosialisasi tersebut.

Saat memberikan sambutan, Sis Budiyono berharap agar setelah acara sosialisasi ini para peserta dapat memberikan pengertian dan pemahaman tentang aturan pernikahan. “Pemuda harus aktif dan ikut berperan dalam mensosialisasikan program-program Keluarga Berencana ini. Sebab, penting rasanya pemuda bisa terlibat langsung untuk sosialisasi,” ucap Sis Budiyono.

Sedangkan Yuni Prawesti SH MH mengatakan bahwa masyarakat harus tahu hukum, tapi jangan menghindari hukuman. Untuk itu masyarakat harus mengetahui perundang-undangan yang ada. Tujuannya agar tidak terjerat dengan hukum. Banyak kasus yang ada di Indonesia, dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat untuk mengetahui dan mengerti tentang hukum.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Martin Suanta SE M.Si, mengatakan bahwa anak muda sangat rentan dalam hal pergaulan. Bahkan tingkat pernikahan di usia muda sangat tinggi, terlebih lagi di masa pandemi COVID-19 ini. “Terlepas dari itu semua, BKKBN menghimbau untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh. Sebab, di.usia muda sangat rentan menghasilkan angka stunting di Indonesia,” ungkap Martin.

Dalam kesempatan itu, BKKBN juga mensosialisasikan arti penting logo baru BKKBN. “Logo ini dibuat agar lebih harmonis kepada generasi sekarang. Lambang Love mengartikan bahwa Keluarga merupakan bagian dari sebuah Cinta,” jelas Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah tersebut.

Sementara itu anggota DPR RI Tuti N Roosdiono melalui teleconverence, berharap kepada pemuda Milenial yang hadir untuk bisa merencanakan pernikahan. Maksudnya agar kelak dikemudian hari, ketika berkeluarga, tidak timbul permasalahan. “Jangan menikah muda, supaya anak kita kelak jika lahir tidak stunting,” tambah anggota dewan yang asli kelahiran dari Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Melalui momentum tersebut, BKKBN bersama mitra kerjanya dari Komisi IX DPR RI, juga membagi-bagikan paket Sembako secara simbolis kepada warga. Tidak kurang 2000 paket Sembako yang berisi beras 5 Kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 Kg, mie keriting 3 bungkus.dan kecap manis. Keseluruhan bantuan paket Sembako tersebut, rencananya akan disalurkan kepada warga yang terdampak pandemi COVID-19.RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here