Naik Pangkat Jenderal Bintang Empat, LISTYO SIGIT PRABOWO Dilantik Jadi Kapolri di Istana Negara Rabu Besok

POSBERITAKOTA (JAKARTA) – Pelantikan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru, bakal dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (27/1/2021) besok. Dalam kesempatan itu, Sigit juga sekaligus akan menerima kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang empat.

Kepastian pelantikan Kapolri baru itu dibenarkan pihak Mabes Polri melalui Irjen Pol Argo Yuwono selaku Kadiv Humas Mabes Polri. ” Iya, benar untuk pelantikannya di Istana Negara, pada hari Rabu ini,” tuturnya kepada POSBERITAKOTA, Minggu (24/1/2021) malam melalui sambungan telepon.

Seusai pelantikan secara resmi di Istana Negara, ditambahkan Argo, juga akan dilanjutkan acara pisah sambut dalam tubuh internal Polri serta mengadakan commander wish Kapolri baru. “Protokoler acara atau rencananya seperti itu,” tuturnya.

Hanya saja, kembali dipaparkan Argo, belum tahu pasti apakah commander wish tersebut yang akan diikuti pejabat utama Polri itu -diadakan secara virtual atau tidak, karena masih dalam masa pandemi COVID-19.

Sementara dari hasil fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan), Sigit sudah siap dilantik sebagai Kapolri. Terlebih lagi setelah rapat Paripurna DPR RI, kemudian mengesahkan keputusan Komisi III yang menyejutui Sigit menduduki ‘orang nomor satu‘ di Korps Bhayangkara tersebut.

Seperti diberitakan Sigit siap dilantik sebagai Kapolri. Ini setelah rapat yang menyetujui pengangkatan Sigit sebagai Kapolri baru untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz yang memasuki masa pensiun pada awal Pebruari 2021 ini. Sedangkan Rapat Paripurna digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2021) lalu.

Saat hadir dalam uji kelayakan dan kepatutan dan pada Rabu (20/1/2021) lalu, Sigit menjanjikan Polri yang presisi di bawah kepemimpinannya. Yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Menurutnya langkah pemolisian prediktif dilakukan berdasarkan analisis fakta, data dan informasi yang didukung kemajuan serta perkembangan teknologi, sehingga tindakan kepolisian akan lebih tepat dan menyelesaikan permasalahan secara tuntas.

Selain itu, juga responsibilitas dimaknai sebagai rasa tanggungjawab yang diwujudkan dalam ucapan, sikap, perilaku dan responsibilitas di dalam menjalankan tugas untuk menjamin kepentingan masyarakat dalam menciptakan keamanan.

Sedangkan transparansi berkeadilan merupakan realisasi dari prinsip, cara berpikir dan sistem yang terbuka, akuntabel, juga humanis. Polri terbuka untuk diawasi sehingga pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dapat menjamin keamanan dan keadilan masyarakat. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here