Diumumkan Sang Istri via Facebook, LEGENDA TINJU MARVIN HAGLER Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

NEW YORK (POSBERITAKOTA) – Di era tahun 1980-1987 pernah muncul petinju hebat bernama Marvin Hagler. Meski cuma merajai Kelas Menengah Dunia. Namun kehebatannya di atas ring, tak kalah dari sosok Muhammad Ali, Leo Spink maupun petinju hebat Kelas Dunia yang lain.

Tak diduga-duga bahwa melalui kabar yang disampaikan sang istri tercinta, petinju Marvin Hagler disebutkan meninggal dunia, Sabtu (13/2/2021) kemarin. Saat ini usianya sudah menginjak 66 tahun. Setelah tak lagi naik ring, ia sempat menjalani profesi sebagai komentator tinju.

Kay G Hagler melalui postingan di Facebook milik petinju dunia tersebut, menjelaskan bahwa Marvin Hagler menghembuskan nafas terakhir di rumah keluarga. Mendadak kabar tersebut menyebar ke seluruh antero di kota New York dan bahkan negeri ‘Paman Sam’ (Amerika Serikat).

“Melalui kesempatan ini, saya minta maaf, karena membuat pengumuman yang sangat menyedihkan. Hari ini, suami tercinta saya, Marvin Marvin meninggal dunia di rumahnya di sini di New Hampshire,” ucap Kay G Hagler, seperti yang ditulis dalam akun Facebook milik petinju Kelas Dunia tersebut.

Dari catatan karir bertinjunya, Marvin Hagler naik ring sejak 1973-1987. Kemudian, tampil dalam sejumlah pertandingan spektakuler di era keemasannya. Mencatat rekor 62 menang, 4 kali kalah, 2 kali seri serta dengan 52 kemenangan KO.

Marvin Hagler dikenal memiliki pukulan kidal yang dahsyat. Ia pernah menggoreskan kemenangan saat pertarungan tahun 1985 di Caesars Palace di Las Vegas saat melawan ThomasHitman” Hearns. Cuma berlangsung selama 8 menit, tetapi dianggap sebagai pertarungan klasik.

Dalam pertandingan tersebut, setelah ronde pertama yang penuh dengan pukulan keras, di mana Hearns mengalami patah tangan kanan. Sedang Hagler mengalami luka di kepala di awal ronde kedua. Lantas, dokter di tepi ring memeriksa Hagler.

Sampai akhirnya pertarungan ronde ketiga tetap dilanjutkan. Hagler menghujamkan Hearns pukulan keras dan menjatuhkannya ke kanvas. Beberapa saat kemudian, Hearns bangkit hanya untuk jatuh ke pelukan wasit Richard Steele.

Di situlah, Hagler memenangi gelar juara dunia kelas menengah versi WBA dan WBC pada tahun 1980. Sekaligus menghentikan Alan Minter dari Inggris pada putaran ketiga di Wembley Arena London dan menambahkan gelar perdana Federasi Tinju Internasional pada tahun 1983.

Tak cuma itu, Hagler pun mempertahankan mahkota sejatinya sebanyak 12 kali. Termasuk kemenangan mutlak 15 ronde atas Roberto Duran dari Panama pada 1983 dan kemenangan terakhirnya, KO pada ronde ke-11 atas John Mugabi dari Uganda yang tidak terkalahkan pada 1986.

“Jadi, Marvin Hagler itu sangat luar biasa. Termasuk di antara atlet terhebat yang pernah dipromosikan Top Rank,” ucap promotor AS legendaris Bob Arum.

Di usianya tak muda lagi, Hagler mundur dari ring tinju. Sempat berkarier sebagai Komentator Tinju. Karenanya, ia pun masuk dalam Hall of Fame Tinju Internasional pada tahun 1993. ■ RED/SUMBER ANT/APRILIO R/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here