PosBeritaKota.com
Daerah

Melanda Kota Malang & Sejumlah Daerah di Jatim, GEMPA BERKEKUATAN 6,1 MAGNITUDO Porak Porandakan 300 Rumah

MALANG (POSBERITAKOTA) – Jelang mendekati bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M yang tinggal menghitung hari, Kota Malang dan sejumlah daerah di Jawa Timur, dilanda bencana dahsyat. Gempa berkekuatan 6,1 Magnitudo, bikin porak poranda 300-an rumah dan 7 orang meninggal dunia, Sabtu (10/4/2021).

Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat hingga pukul 20.00 WIB, Sabtu (10/4/2021) terdapat 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda akibat gempa di wilayah Malang berkekuatan 6,1 Magnitudo.

Pihak BNPB pun menghimpun sejumlah data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Jawa Timur (Jatim). Total, rumah rusak berat (RB) berjumlah 11 unit, rusak sedang (RS) 194, dan rusak ringan (RR) 126. Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan.

“Namun sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain menimpa sarana pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, melalui penjelasannya kepada media di Jakarta.

Lain lagi untuk korban meninggal dunia, BNPB masih menunggu verifikasi data dari BPBD. Data meninggal dunia berjumlah 7 jiwa, luka berat 2 dan luka ringan 10. Korban meninggal dunia di Kabupaten Malang 3 jiwa, Lumajang 2 dan di wilayah perjalanan Lumajang – Malang 2.

Berbeda dengan yang disampaikan BPBD Kabupaten Lumajang, diinformasikan adanya titik pengungsian di Desa Kali Uling, Kecamatan Tempur Sari. BPBD masih melakukan pendataan jumlah warga mengungsi di lokasi pengungsian.

Sedangkan catatan dari BPBD Kabupaten Lumajang, kerusakan rumah teridentifikasi di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Tempursari (Desa Kaliuling, Desa Tempursari dan Desa Pundungsari), Pronojiwo (Desa Tamanayu, Desa Sidomulyo, Desa Supiturang, Desa Oro Oro Ombo), Pasirian (Desa Gondoruso, Desa Condro), Gucialit (Desa Tunjung, Desa Kertowono, Desa Pakel), Pasrujambe (Desa Pasrujambe), Senduro (Desa Argosari, Desa Wonocempokoayu), Yosowilangun (Desa Kebonsari), Tekung (Desa Tukum).

Sementara itu BPBD Kabupaten Malang melaporkan sementara 97 unit rumah rusak. Sebagian besar rumah rusak pada kategori rusak sedang. Dari Blitar, BPBD melaporkan rumah RB 6 unit, RS 85, dan RR 111. Selain itu, kerusakan terjadi pada rumah sakit 1 unit, sekolah 5, tempat ibadah 2 dan kantor 3.

Kemudian, BPBD Kabupaten Jember melaporkan kerusakan rumah dengan kategori RB 3 unit, RS 11 dan RR 14, sedangkan ada 1 unit masjid rusak sedang.

BPBD Kabupaten Trenggalek menginformasikan sekitar 13 unit rumah rusak dengan kategori ringan hingga berat. Sedangkan kerusakan fasilitas umum lainnya terdiri dari pondok pesantren 1 unit, sarana pendidikan 2, tempat ibadah 2 dan kantor 3. BPBD Kota Malang mencatat rumah RB 2 unit dan RS 1.

BPBD Kota Kediri melaporkan gedung IIK Baktiwiyata rusak ringan. Demikian juga di Kabupaten Pasuruan, 1 unit tempat ibadah rusak. Sedangkan di Kabupaten Gresik, BPBD melaporkan rumah RR 1 unit.

Sampai berita ini diturunkan, BNPB akan terus melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan BPBD yang wilayahnya terdampak gempa 6,1 Magnitudo. Diharapkan korban jiwa tidak bertambah. ■ RED/ANT/TB DEVI IR/GOES

Related posts

Gelar Vaksinasi Massal, KODIM 0911/NUNUKAN Gandeng Tokoh Masyarakat Sebatik

Redaksi Posberitakota

Berkat TMMD ke-111/Tahun 2021, JALAN DESA Tak Lagi Setapak & Warga Desa Binusan Dalam Merasa Terharu

Redaksi Posberitakota

SETELAH DITUNJUK RABU KEMARIN, DR H DANI RAMDAN MT SEGERA DILANTIK MENDAGRI JADI BUPATI BEKASI

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment