PosBeritaKota.com
Entertainment

MAIN DI FILM ‘JANGAN PANGGIL AKU BANCI’, SYIFA RENGGANIS SI BINTANG MUDA YANG PENUH TOTALITAS

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam film “Jangan Panggil Aku Banci” (JPAB) garapan sutradara Hannoeng M. Nur, produksi Nily Production dan Dipinang Production, ada salah seorang pemain muda yang kualitas aktingnya sangat menjanjikan. Dialah Syifa Rengganis, pemeran tokoh Citra di film JPAB.

Syifa bisa dibilang sebagai artis baru di dunia akting, namun memiliki totalitas yang baik, sehingga ia mampu memerankan karakter yang sebenarnya jauh berbeda dengan dirinya sendiri. Syifa sehari-hari adalah gadis yang cenderung lembut, sedangkan tokoh Citra yang diperankannya meski lembut namun memiliki ketegasan dalam mengambil sikap.

Gadis kelahiran Bandung, 11 November 2003, bernama lengkap Syifa Rengganis Ardiani. Ia puteri pertama dari tiga bersaudara pasangan Wawan Setiawan dan Noneng Nurhamidah. Darah seni memang mengalir dari sang ayah.

Minat Syifa pada dunia pertelevisian setidaknya bisa dilihat dari pendidikannya di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Broadcast di Bandung. Ia sangat serius menekuni bidang broadcast, meski saat ini ia baru terbatas menjadi seorang pemain film atau sinetron.

Sekarang ini Syifa sibuk dalam sebuah sinetron serial yang dtayangkan di SCTV, berjudul “Love Story”. Ia sudah menyelesaikan beberapa episode di serial yang digemari oleh pemirsa televisi itu.

“Saya senang mendapat kesempatan bermain di “Love Story”. Saya akan bermain total, seperti saat saya bermain di film JPAB,” kata Syifa kepada POSBERITAKOTA, Rabu (13/10/2021) kemarin.

Totalitas Syifa dalam bekerja memang telah terlihat oleh seluruh pemain dan kru film JPAB. Dalam satu kesempatan shooting di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat, dimana saat itu shooting berlangsung hingga tengah malam, Syifa jatuh sakit. Tapi Syifa sadar masih ada scene yang harus dia selesaikan, maka dia tetap menunggu di lokasi, tidak kembali ke penginapan. Hingga lebih dari dua jam barulah scene diambil. Kondisinya makin sakit saat itu. Namun ketika kru menanyakan kesiapannya, dengan senyum Syifa menjawab sanggup. Maka jadilah scene itu diambil, dan hasilnya bagus sekali.

“Jadi nggak ngerasain sakit lagi, karena semua kru dan pemain kayak keluarga gitu. Aku enjoy,” celetuk Syifa lagi, apa adanya. ■ RED/HMN/EDITOR : GOES

Hannoeng M. Nur

Related posts

Meleset Jodoh, SITI BADRIAH : Pasrah Tak Capai Target Menikah pada 2017

Redaksi Posberitakota

Masih Terkait Hilangnya Mahardhika, MASTER LIMBAD Buka Sayembara dengan Hadiah Sebesar Rp 100 Juta

Redaksi Posberitakota

Gita Gutawa Menggagas Proyek Album untuk Anak-anak

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment