PosBeritaKota.com
Nasional

SELAIN DI DARAT & LAUT, MASTER LIMBAD LEWAT MATA BATHIN TERAWANG KECELAKAAN UDARA DI PENGHUJUNG SERTA AWAL TAHUN

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Magician (pesulap) kondang yang juga disebut-sebut memiliki kemampuan penerawangan lewat mata bathin, Master Limbad, mewanti-wanti terkait masuknya di penghujung tahun 2021 ini. Apalagi badan resmi BMKG telah menyebut akan adanya cuaca ekstrem yang dapat membahayakan aktifitas di masyarakat.

“Jadi, bukan hanya untuk perjalanan darat dan laut saja. Bagi dunia penerbangan (udara), juga nggak boleh meremehkan terkait cuaca ekstrem yang kerapkali muncul setiap memasuki penghujung maupun awal tahun mendatang,” ucap Master Limbad saat diwawancarai POSBERITAKOTA, Selasa (9/11/2021).

Sejumlah kejadian banjir besar sepanjang Nopember 2021 yang baru lalu baik itu di Malang (Jawa Timur), Gorontalo (Sulawesi Utara) maupun di Garut (Jawa Barat) saat ini atau di kawasan Jabodetabek, menurut pria berjuluk pesulap ‘The Master of Fakir’, jelas merupakan tanda-tanda alam yang patut untuk diwaspai. Hal itu terkait dengan wilayah daratan.

“Cuaca ekstrem pasti juga terkait dengan wilayah laut. Oleh karenanya, dunia pelayaran (laut) harus benar-benar mengantisipasi bakal datangnya gelombang besar di wilayah laut yang setiap saat bakal terjadi di perairan di Indonesia,” tegas pria nyentrik asal Slawi, Tegal (Jawa Tengah) itu, lagi.

Antara darat dan laut, kembali ditegaskan Master Limbad serius, memiliki satu kesatuan. Apalagi jika sudah berkaitan dengan cuaca ekstrem, berupa angin puting beliung serta intensitas hujan yang cukup tinggi. Unsur air justru dapat menyebabkan kerusakan alam yang maha dahsyat.

“Untuk jalur udara juga sangat rawan. Kenapa? Kecelakaan udara akibatnya justru akan jauh lebih fatal. Maka itu, sebaiknya perusahaan-perusahaan maskapai penerbangan yang ada, harus mengontrol secara ketat kondisi pesawat. Sebelum beroperasi, tentu perlu dipastikan laik atau tidak?” Begitu ungkap Master Limbad.

Pemerintah khususnya melalui instansi perhubungan darat, laut dan udara tidak boleh abai soal keselamatan penumpang. “Kejadian-kejadian pada saat satu atau dua tahun belakangan, harus menjadi pelajaran berharga. Apa evaluasinya? Itu penting karena demi melakukan pencegahan agar jangan sampai terulang lagi di akhir tahun 2021 ini atau pada awal tahun 2022 mendatang,” pungkas Master Limbad, menyampaikan hasil penerawangannya. ■ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Prof Dailami Firdaus Minta Polisi Ungkap Penyerangan Terhadap Ulama dan Rumah Ibadah

Redaksi Posberitakota

Pengelola Tol Siapkan Jalur Fungsional dengan Rest Area bagi Pemudik

Redaksi Posberitakota

Panglima TNI : Prajurit Jangan Nodai Kepercayaan Rakyat

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment