29.9 C
Jakarta
5 October 2022 - 12:23
PosBeritaKota.com
Daerah

Tetap Patuhi Prokes, KADES UDIN SAPUTRA SH Ajak Warga Ciangsana Bogor Maju Bersama Secara Ekonomi

BOGOR (POSBERITAKOTA) □ Setelah ada 2,5 tahun kehidupan warga masyarakat sangat serius berkutat melawan pandemi COVID-19, kini lambat laun sudah dihadapkan pada situasi menuju masa normal. Meskipun begitu tetap dibutuhkan kesadaran untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), minimal dengan bermasker saat berkegiatan masyarakat. Hal itu juga sesuai dengan harapan sekaligus permintaan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Desa (Kades) Ciangsana, Gunung Putri, Bogor, Udin Saputra SH, menegaskan hal serupa demi mengingatkan warga masyarakat yang dipimpinnya. Menurutnya, karena COVID-19 masih ada dan tetap mengancam kehidupan kita, maka itu kita semua diminta jangan lengah sedikit pun.

“Saya sangat setuju. Kenapa? Jika COVID-19 kembali melanda dengan angka penularan yang sangat tinggi, dipastikan diri kita pun dibuat repot. Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah kembali merosotnya kehidupan perekonomian masyarakat,” ucap Udin Saputra SH saat dihubungi POSBERITAKOTA, Senin (18/7/2022).

Tak hanya segi perekonomian warga masyarakat saja yang porak poranda. Dunia pendidikan, aktifitas kerja warga masyarakat, kehidupan beragama dan sampai kepada dunia usaha secara nasional mengalami kemunduran. Oleh karenanya, menurut mantan praktisi hukum (pengacara) tersebut, dibutuhkan sikap bersama untuk meraih kehidupan lebih baik lagi setelah terpuruk akibat pandemi COVID-19.

“Khususnya bagi warga masyarakat Desa Ciangsana, marilah kita bangun tekad untuk maju bersama secara ekonomi. Sebab, dari situ dibutuhkan kesadaran tinggi, tentu saja demi aktivitas warga masyarakat normal sambil tetap mengindahkan Prokes,” tegas Udin Saputra SH yang kerap Turba (turun ke bawah) untuk menemui warganya yang sedang sakit.

Dalam pandangan Kades Ciangsana, jika warga masyarakat terjaga kesehatannya, niscaya bakal menumbuhkan etos kerja yang berimbas kepada peningkatan secara ekonomi. Karenanya, dibutuhkan komitmen kuat dan faktor kedisiplinan yang tinggi, agar secara bersama-sama untuk tidak mengabaikan masalah kemungkinan masih adanya COVID-19.

“Sebab, warga masyarakat di Ciangsana ini, tak hanya dari kalangan pekerja kantoran di pemerintahan dan swasta saja. Banyak juga mengandalkan kehidupan dari sektor informal dan mereka berinteraksi langsung di kehidupan masyarakat,” pungkasnya. ■ RED/GOES

Related posts

PPKM LEVEL 2 BERLAKU DI BOGOR, KAWASAN PUNCAK AKAN PERKETAT WISATAWAN SAAT LIBUR NATAL & TAHUN BARU

Redaksi Posberitakota

Ini di Kabupaten Bogor, BAZNAS Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Banjir & Bencana Longsor

Redaksi Posberitakota

SAMBANGI & DENGAR KELUHAN WARGA AEK KORSIK, CAMEL LUBIS MINTA PROGRAM PLASMA DIJALANKAN DI LABUAN BATU UTARA SUMUT

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang