JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Bertempat di Pendopo Balaikota Jakarta, Wakil Gubernur Rano Karno yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Miftahulloh Tamary, bikin pameran seni lukis tunggal karya Sarnadi Adam, Senin (23/6/2025).
Sedangkan pameran seni itu sendiri bertajuk ‘Dari Betawi untuk Jakarta’ dan diadakan dalam rangkaian untuk ikut memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta.
“Saya baru bertemu beliau sekitar tiga bulanan yang lalu. Bahkan aaat pertama masuk ruang kerja, saya melihat tidak ada lukisan di dinding. Lantas, saya cari tahu, apakah ada pelukis Betawi dengan gaya khas Betawi. Ternyata ada. Anak Betawi yang menjadi pelukis memang banyak, tapi yang menampilkan gaya Betawi tidak banyak. Saya pribadi suka karena karyanya memiliki karakter dan ciri khas yang kuat,” tegas Wagub Rano Karno.
Selanjutnya, Wagub Rano Karno menambahkan bahwa kedepan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan lebih sering menghadirkan pameran seni serupa di Balaikota sebagai upaya pelestarian budaya Betawi yang menjadi identitas lokal Jakarta.
“Jadi, mulai hari ini kita tampilkan perupa dari masyarakat Jakarta, khususnya Betawi. Kedepannya akan kita buat kalender kegiatan agar pendopo ini juga menjadi galeri seni. Saya yakin, di Jakarta ada banyak pelukis hebat. Mudah-mudahan, lewat acara seperti ini, masyarakat semakin tahu bahwa seniman Betawi juga eksis dan berkarya. Bahkan, seperti Pak Sarnadi, beliau sudah keliling dunia,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, pelukis Sarnadi Adam menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas terselenggaranya pameran tersebut. Malah ia berharap dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi dapat terus berlanjut.
“Hal ini sangat luar biasa. Baru kali ini anak Betawi yang berprofesi sebagai pelukis diundang langsung oleh Wagub. Ini dukungan besar, tidak hanya bagi seni lukis. Namun juga bagi budaya Betawi secara keseluruhan. Dari sinilah kelak lahir para maestro seni dan budaya Betawi. Saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas kesempatan ini,” tutur pelukis Sarnadi dengan wajah sumringah. © RED/AGUS SANTOSA