JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Era digitalisasi atau merebaknya media sosial (Medsos) sepertinya melekat pada sosok Boy San. Bahkan bagi pria bermultitalenta di segala bidang tersebut, akhirnya bisa memupuk popularitasnya alias bisa terus eksis di dunia keartisan.
“Aku hanya bisa berucap syukur alhamdulillah. Semua itu karena aku bisa mengeksplore potensi yang ada. Sebab, awalnya kan aku aktif dari dunia tarik suara,” celetuk Boy San saat bincang – bincang santai dengan POSBERITAKOTA di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025) sore kemarin.
Kali pertama di tahun 2009, Boy San memiliki debut album pop ‘Menggapai Bintang‘. Kemudian berlanjut meluncurkan single ‘Dirimu Untukku’. Sejak itu tampil di layar televisi dan tawaran show pun mengalir. Waktu pun terus bergulir dan sampai akhirnya di tahun 2020-2023, era pandemi COVID-19, bikin dunia entertainment drof.
Pria keren berdarah asli dan kelahiran Palembang satu ini, mengaku tak mau tergerus oleh zaman. Ia bilang harus punya inovasi dan visioner. Mulailah Boy San menjamah dunia Medsos (media sosial). Aktif sebagai conten creator, pengajar public speaking, YouTuber dan aktif di Facebook, agar bisa terus eksis.
“Dua di antaranya aku aktif sebagai presenter tamu acara Jendela Negeri di TVRI. Juga di acara gosip dan investigasi Folbac di ANTeve. Semua aku jalani, ya bisa terus eksis,” ungkapnya, blak-blakan.
Selain itu, dikatakan Boy San, meski belum disebut sebagai puncak profesi tapi kini tengah diamanahi sebagai Ketua Umum Parindo (Pranata Cara Artis Indonesia). Ya semacam wadah komunitas/profesi artis. Dari situ, dirinya, juga mengembangkan untuk melakoni bidang WO (wedding organizer) maupun EO (event organizer).
Diam-diam, Boy San pun tercatat aktif pula di dunia seni peran (akying). Bahkan, ia baru saja menyelesaikan syuting bersama Eight Senses Film. Ada 3 judul produksi film bergenre horor yang ikut dibintangi dan siap edar di bioskop – bioskop. © RED/AGUS SANTOSA