PosBeritaKota.com
Nasional Top News

Selain Rancang Masa Depan Energi Bersih, ITPLN Optimalisasi Data Science untuk Reaktor Nuklir

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Selain merancang masa depan energi bersih, Institut Teknologi PLN (ITPLN) mengoptimalkan daya science untuk reaktor nuklir, dimana dapat dijadikan sebagai sumber energi baru yang aman.

Hal tersebut ditegasan Wakil Rektor III Institut Teknologi PLN (ITPLN), Ishvandono Yunaini, saat memberi sambutan di Seminar Nasional dan Awarding National Creative Competition (NCC) 2025 yang bertemakan ‘Data Science untuk Kebutuhan Energi Bersih Nuklir’, Senin, 29 September 2025.

“Dengan data science sangat memungkinkan analisis pola penggunaan energi dan prediksi kebutuhan energi dimasa depan,” tegas Ishvandono.

Menurut dia lebih lanjut bahwa dengan algoritma machine learning, perusahaan listrik dapat memproyeksikan fluktuasi permintaan dan merencanakan penyediaan energi secara lebih efisien. Sebab, analisis data 0ageografis dan demografis, juga bisa mengidentifikasi wilayah yang belum terjangkau energi bersih.

“Tentunya hal ini dapat membuka peluang investasi untuk menghadirkan infrastruktur energi terbarukan, termasuk nuklir,” ungkapnya, menambahkan.

Selanjutnya, ditekankan Ishvandono, energi nuklir punya potensi besar sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT) yang bersih dan aman. Bahkan, data science, tambah dia, dapat dimanfaatkan untuk menakar kelebihan dan kekurangan energi nuklir, termasuk menentukan lokasi optimal pembangunan reaktor nuklir.

Masih menurut Ishvandono bahwa teknologi analisis data dapat memperkuat keamanan sistem energi nuklir dengan mendeteksi potensi masalah sebelum menjadi krisis. “Selain itu, data science membantu pengelolaan bahan bakar dan limbah nuklir agar lebih terkendali,” ucapnya.

Ishvandono juga menilai bahwa pemanfaatan data science sejalan dengan komitmen pemerintah mengurangi emisi karbon dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Perlu diketahui , setiap program kemahasiswaan ITPLN bisa diakses melalui www.itpln.ac.id.

“Harapannya dengan kebijakan berbasis data, kita bisa mewujudkan masa depan energi yang bersih dan berkelanjutan,” kata Ishvandono.

Sementara itu Ketua Panitia NCC 2025, Mangara Ferdianto P, mengutarakan ada 134 pendaftar dengan 74 karya dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan ajang National Creative Competition (NCC) 2025 yang digelar ITPLN Media. Kompetisi ini menyoroti pentingnya inovasi di sektor energi dan data science, dengan energi nuklir menjadi salah satu topik utama.

Ditambahkannya bahwa kompetisi ini bukan sekadar wadah adu kreativitas, melainkan juga upaya memperluas pemahaman publik tentang energi masa depan.

“Energi nuklir berpotensi menjadi solusi dimasa depan. Namun, pemahaman masyarakat masih minim. Melalui kompetisi ini, kami ingin mengajak generasi muda mengenal manfaat energi nuklir dan pentingnya data sains,” ungkap Mangara, lagi.

Perlu diketahui bahwa dari komposisi peserta, 28,2 persen berasal dari kalangan pelajar SMA/SMK, 52,7 persen dari perguruan tinggi lain dan 21,1 persen dari internal ITPLN. Angka tersebut di atas, menurut Mangara, menunjukkan bahwa NCC benar-benar bersifat nasional dan sekaligus inklusif. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Insentif RT/RW di Kelurahan Kebalen Kabupaten Bekasi Tersendat-sendat

Redaksi Posberitakota

Tawarkan Konsep & Pengalaman Berbeda, EVENT ‘HAPPY CATZ SOUND’ & ‘HAPPY CATZ SHOW’ Gabungkan Konser Musik dengan Kompetisi Kucing

Redaksi Posberitakota

TAK SEKADAR CINTA TANAH AIR, PROF DR H DAILAMI FIRDAUS SEBUT PERINGATI HARI PAHLAWAN DENGAN MEMBANGUN PERADABAN BARU

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang