TANGERANG (POSBERITAKOTA) – Ratusan piala berjajar dan tersusun rapih menghiasi rak-rak di beberapa sudut ruangan SMPN 3 Tangerang, Banten. Tentu saja hal itu bukanlah sekadar hiasan ruangan, tapi justru jadi kebanggaan warga sekolah.
Betapa tidak! Hal itu pula sebagai tanda dari hasil jerih payah prestasi guru dan para siswa-siswi sekolah di kawasan Ciledug tersebut. Raihan yang luar biasa datang dari gerakan Pramuka Scoutnet SMPN 3.
Bayangkan saja setiap tahun menggondol puluhan juara dari berbagai katagori. Dan, tak tanggung-tanggung, diantaranya meraih juara utama. Di tahun 2025 sampai awal 2026 saja misalnya, mereka memboyong puluhan piala kemenangan dari beberapa kejuaraan diraih dari tingkat daerah sampai nasional.
Misalnya di tahun 2025 sampai awal 2026, Scoutnet, demikian julukan Pramuka SMPN 3 Tangerang tersebut, menggondol 18 kejuaraan dari sekitar 40 kejuaraan yang diraih sejak berdirinya 2018. Sedangkan yang membanggakan adalah seringnya meraih juara umum. Ini satu prestasi yang bikin grup Pramuka lain harus tidak main-main jika berhadapan dengan Scoutnet.
“Tentunya sangat bangga dengan prestasi dari anak-anak kami,” ujar Ka Mabigus, Kak Amsarudin Ruslani yang juga Kepsek SMPN 3 tersebut, didampingi Pembina Gugus Depan Putra, Kak Dody Waringgi dan Pembina Gugus Depan Putri, Kak Amanda Mayzuhra T.
Untuk seluruh angota Scoutnet dilatih mampu hidup mandiri. Bahkan untuk menjadi pemimpin yang baik. Begitulah kata para Pembina dan Pelatih, Kak Mukim Purwadi, Kak M Sodiqin, Kak Baehaqi, Kak Fithdaratul Yusman, Kak M Rafly Maulana, dan Ketua Alpanet, Kak Akbar Adi S.

Tentang keberhasilan Scoutnet Praja Muda Karana SMPN 3 Tangerang ini, semuanya tidak terlepas dari kegigihan mereka. Menggembleng para generasi bangsa ini, yakni dengan semangat yang tanpa mengenal lelah.
Sedangkan menurut Amsar, demikian panggilan Kepsek setempat, para pimpinan bersama pengurus dan anggota Pramuka tesebut adalah siswa-siswi yang punya prestasi menonjol di kelasnya.
Mereka adalah yang terlibat dikepengurusan Osis, juara kelas dan prestasi lain. “Pokoknya, mereka yang memang punya kemampuan kuat untuk maju membangun dan menggembleng diri, menjadi generasi yang tangguh,” ujarnya.
Sementara itu para anggota Scoutnet akan terus tumbuh, dari tahun ke tahun. Tentu saja mereka tertarik masuk grup pramuka, karena disamping sebagai satu ekskul yang sangat keren, juga karena promosi para seniornya yang luar biasa.
Mereka melakukan demonstrasi memamerkan kebolehannya untuk menarik para murid baru, adik kelas mereka agar kepincut masuk kepanduan tersebut.
Bahwa Scoutnet punya banyak prestasi yang membanggakan.
Bahkan setiap tahunnya, Scoutnet mengikuti kegiatan di berbagi event. Lomba Pramuka antar sekolah, jambore, perkemahan yang biasanya diikuti sekolah dari tingkat SD, SMP dan sekolah sederajat lainnya. Dan selalu mendapat juara. Pokoknya, tak ada matinya.
Scoutnet selain melakukan kegiatan interen latihan setiap minggu, ikut lomba juga membuat acara perpisahan untuk melepas para seniornya yang akan naik ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dan biasanya acara tersebut cukup menguras air mata, mengharukan.

Ditambahkan Kepsek lebih lanjut bahwa mereka masih tetap menjalin ikatan yang tidak putus, walau sudah tidak di SMPN 3 lagi. Ada ikatan kuat yang mereka sebut Alpanet, Alumni Pramuka Negeri Tiga, Scoutnet, selalu bertemu membuat acara besama, berkemah yang dilaksanakan pada libur panjang sekolah.
Scoutnet yang berlogo pada umumnya ada dua tunas kelapa, di atasnya bintang lima, dibawahnya ada no.06.071-06.072, diapit padi kapas, tulisan di dasar ‘Berbudi Luhur Wibawa Laksana’, diatas melingkar tulisan ‘Siliwangi- Prameswari’.
Siliwangi artinya kelompok Pramuka Pria, Prameswari julukan bagi Pramuka Putri.
Keduanya pun punya tanggal lahir yang berbeda dan setiap tahunnya selalu dirayakan dengan bebagai kegiatan.
Pramuka, Praja Muda Karana, adalah sebagai gerakan pendidikan nonformal di negeri tercinta ini. Tujuannya membentuk karakter generasi muda untuk belajar melalui alam tebuka dengan semangat. Orang muda yang suka berkarya, untuk membentuk watak dan kepribadian. Mewujudkan generasi berkarakter mandiri dan cinta tanah air.
Lebih dari itu, dikatakan Amsar, gerakan kepanduan tersebut memupuk pribadi saling membantu, kerja sama, solidaritas sesama generasi muda: “Membendung tindakan negatif, seperti tawuran,” tuturnya.
“Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan”. Begitu motto Pramuka. Keren kan?
Oke, ayo tepuk Pramuka; Pramuka, Pramuka, Praja Muda Karana. © RED/MASSOES/ EDITOR : GOES

