JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Gelaran coffe morning bertajuk ‘Satu Cangkir Satu Visi’, dihelat DPRD DKI Jakarta dengan harapan bisa dijadikan sebagai momentum legislator (anggota DPRD) untuk membangun harmonisasi dan sekaligus memperkuat komunikasi antar mereka.
Seperti ditegaskan Ketua DPRD DKI Jakarta, M Khoirudin, penyelenggaraan coffee morning internal merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi, membangun harmonisasi antarlegislator.
Sedangkan acaranya itu sendiri, diadakan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/2/2026). Mayoritas legislator pun ikut memberikan apresiasi dengan kehadirannya.
Dikatakan M Khoirudin bahwa sejak awal hubungan internal DPRD sudah terjalin dengan baik. Sebanyak 106 legislator dapat menjalin komunikasi secara intens. Namun untuk tujuannya adalah menjaga sinergisitas antarlegislator serta mempererat hubungan kerja di masing-masing komisi.
“Sebenarnya, selama ini soal harmoni sudah terjalin dengan baik. Bahkan, kita ingin terus meningkatkannya karena komunikasi adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan harmoni itu,” ungkapnya.
Ditekankan M Khoirudin masih terkait harmonisasi dapat memberikan dampak positif pada peningkatan produktivitas lembaga legislatif. Termasuk penyusunan dan pengesahan produk-produk peraturan daerah yang berkualitas.
“Adapun setelah ini sebagai langkah berikutnya adalah meningkatkan produktivitas melalui berapa perda yang kita hasilkan, serta seberapa disiplin kita dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu,” ucapnya.
Kendati begitu, M Khoirudin juga mengapresiasi seluruh legislator atas atas upaya menjaga citra lembaga DPRD Provinsi DKI Jakarta. Menjaga hubungan baik dengan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
“Maka itu, saya perlu berberterima kasih kepada teman-teman dewan yang telah menjaga citra kita. Juga menjaga harmoni di internal legislatif dan menjaga hubungan dengan eksekutif, jajaran gubernur,” paparnya.
Tentang keharmonisan di antara pimpinan dan anggota DPRD serta eksekutif, ditambahkan M Khoirudin, dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Artinya apa? Masyarakat bawah bakal lebih tenang, lebih nyaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena pimpinannya kompak. Dan, pimpinannya harmoni,” ucap M Khoirudin seraya menutup keterangannya. © RED/AGUS SANTOSA

