Resmikan Gedung KGPM, GUBERNUR PRAMONO ANUNG: Jadi Simbol Iman & Perkuat Persatuan di Jakarta

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Gedung Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Sidang Sejahtera, di Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2) kemarin.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung mengapresiasi komitmen pengurus KGPM yang telah menyelesaikan renovasi gedung gereja untuk kenyamanan bersama.

“Sebab, gereja ini merupakan hasil kerja keras dan gotong royong sepenuhnya dari KGPM dan saya termasuk yang memberikan apresiasi yang tinggi bahwa gereja yang hadir ditengah masyarakat yang cukup padat ini ternyata bisa berjalan baik dan membawa kedamaian. Dan saya sengaja datang untuk meresmikan sebagai bagian dari apresiasi itu,” ungkapnya.

Dijelaskan Gubernur Pramono Anung bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menjaga toleransi dan mendukung kebebasan beragama. Hal itu dilakukan dengan memastikan setiap warga memiliki ruang aman dan layak untuk menjalankan ibadahnya.

“Saya berulang kali mengatakan bahwa sebagai Gubernur Jakarta, saya akan menjadi gubernur bagi semua agama, semua kelompok, semua golongan. Sehingga dengan demikian itu betul-betul saya jaga,” tandasnya.

Selain itu Gubernur Pramono Anung juga berharap bahwa gedung Gereja KGPM menjadi simbol iman, persatuan dan pelayanan yang berdampak, sehingga dapat menjadi teladan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Jakarta. Bahkan kehadiran Gereja KGPM diharapkan semakin memperkaya harmoni kehidupan dan memperkuat persatuan di Jakarta, khususnya bagi komunitas Minahasa

“Harapan saya, mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik bagi komunitas Minahasa yang ada di mana saja, termasuk diasporanya. Karena komunitas ini selalu menjunjung tinggi persaudaraan dan kekerabatan. Saya mengharapkan gedung KGPM ini menjadi simbol iman, persatuan, dan kerukunan dari kita semua,” tutupnya. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi