JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Melalui momentum mengajak berbuka puasa insan media, Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) bertekad ingin semakin memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan para jurnalis (wartawan-red) di Jakarta.
Harapan tersebut diungkapkan Ketua FPPJ, Endriansyah (Rian), Senin (16/3/2026) di Jakarta. Menurutnya bahwa kolaborasi yang sudah terjalin baik dengan insan media, baik cetak maupun elektronik, tak dipungkiri merupakan kehormatan sekaligus energi positif bagi FPPJ.
“Seperti diketahui bahwa media memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap berbagai issue yang berkembang. Termasuk dalam hal gerakan sosial dan kepemudaan di Jakarta,” tegas Rian saat membuka sambutannya dihadapan puluhan wartawan yang hadir.

Lebih lanjut dinilainya bahwa hubungan baik antara FPPJ dengan media, bukan hanya soal penyampaian informasi. Tetapi, juga bagian dari membangun komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat.
“Karena itulah, membangun hubungan baik dengan media, sejatinya adalah membangun komunikasi dengan masyarakat luas,” tuturnya, menambahkan.
Melalui kesempatan tersebut, Rian juga berharap kedepannya peran media dapat memberikan pandangan terkait kondisi kepemudaan di Jakarta. Peka terhadap issue-issue yang dinilainya perlu mendapatkan perhatian lebih.

Disebutkan bahwa narasi tentang pemuda, jelas tidak dapat dibangun oleh organisasi kepemudaan saja. Untuk eksistensinya sangat butuh peran media dalam mengangkat gagasan, cerita dan harapan supaya dapat diketahui masyarakat luas.
“Dalam kaitan itu, sangat perlu peranan media. Baik itu untuk mengangkat cerita, gagasan maupun sekaligus harapan agar sampai kepada publik atau masyarakat secara luas,” tutup Rian.
Lewat pertemuan yang dihelat dalam suasa bulan suci Ramadhan 1447 H, FPPJ memandang perlu untuk terus dijalin komunikasi dan kolaborasi, tentu agar pemikiran dan sikap kritis terkait kepemudaan di Jakarta sekaligus bisa membantu kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno. © RED/AGUS SANTOSA

