JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sebagai upaya menekan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai merusak ekosistem perairan, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), Kusmanto, memimpin langsung apel dan sekaligus operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Pasadenia, Jalan Pacuan Kuda, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jumat (17/4/2026) kemarin.
Saat pelaksanaan operasi tersebut, wilayah Kecamatan Pulo Gadung berhasil mengumpulkan dan memusnahkan sebanyak 10 kilogram ikan sapu-sapu. Bahkan, kegiatan itu sendiri merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Tidak kurang dari 70 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari berbagai unsur yang antara lain Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Suku Dinas Bina Marga, Satgas UPK Badan Air, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pulo Gadung, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
Melalui sambutannya, Kusmanto menjelaskan bahwa operasi penangkapan ini dilakukan karena ikan sapu-sapu telah menjadi spesies invasif yang berkembang pesat di sungai dan kali di wilayah DKI Jakarta. Keberadaan ikan tersebut dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, terutama terhadap habitat ikan-ikan lokal.

“Dampaknya tidak hanya pada ekosistem, tetapi juga merusak infrastruktur sungai. Ikan sapu-sapu membuat lubang di tanggul dan turap sebagai tempat berkembang biak, sehingga berpotensi melemahkan struktur tersebut,” katanya.
Patut diketahui bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berkomitmen untuk terus melakukan pengendalian populasi ikan sapu-sapu secara berkala guna menjaga kelestarian lingkungan perairan serta ketahanan infrastruktur di wilayahnya. © RED/AGUS SANTOSA

