28.9 C
Jakarta
17 August 2022 - 12:07
PosBeritaKota.com
Megapolitan

Hadiri Sosialisasi Soal Kepemudaan, LEGISLATOR ADI KURNIA Support Giat Religius Karang Taruna Pondok Kelapa Jaktim

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Rajin turun ke bawah (Turba) ke daerah pemilihan (Dapil), wajib bagi legislator (anggota DPRD DKI Jakarta). Setidaknya, dari situ akan terjalin harmonisasi hubungan antara wakil rakyat dengan konstituen (pemilihnya). Tak hanya untuk kepentingan menyerap aspirasi, tapi juga dalam konteks memberikan edukasi terkait peraturan daerah (Perda) yang urgent dibutuhkan oleh warga masyarakat.

Sedangkan dalam kepentingan lainnya adalah bagaimana sang legislator bisa terus memupuk perolehan suara pemilih yang sudah didapat pada Pemilukada sebelumnya. Untuk kemudian ditargetkan harus jauh lebih meningkat lagi perolehan suara pemilihnya di periode berikutnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi B Provinsi DKI Jakarta, Dr (c) Adi Kurnia Setiadi SH MA saat menghadiri Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepemudaan di Jalan H. Abdulah RT 07/07, Kampung Tipar, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (29/7/2022) kemarin, membuka pembicaraan seputar hal itu.

“Pada 6 Agustus besok, saya tepat berusia tiga tahun menjadi anggota dewan. Saya ingat jika dulu meraih 7000 suara di sini, tentu berharap ke depannya bisa meningkat menjadi 10.000 suara,” ucap Adi yang langsung disambut tekad dan support serius dari warga yang hadir di acara tersebut.

Pola membangun suasana harmonis dan apresiasi terhadap segala kepentingan warga, jelas merupakan cara jitu pria yang juga dikenal sebagai pengusaha dan pengacara serta beristrikan penyanyi Melinda tersebut, khususnya di dalam memupuk kantong-kantong suara yang sudah dimiliki.

“Saya ini memang kalau ngomong suka jujur. Jadi, kebangetan kalau saya ke depannya, nggak dapat suara lebih banyak dari sebelumnya. Sebab, kegiatan pertemuan dengan warga semacam ini, selalu saya hadiri dan support,” tegas Adi sedikit guyon tapi serius yang justru semakin menambah kedekatan dirinya dengan warga atau para pemilihnya.

Hal yang terasa spesial dalam acara Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepemudaan, Adi justru begitu memberikan dukungan dan apresiasi kegiatan religius yang dilakukan Karang Taruna di RT 07/07, Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Bahkan, menurut dia lagi, anak-anak dan remaja perlu diarahkan supaya menjadi generasi yang tidak hanya kreatif dan pintar, tapi juga berakhlak baik. “Makanya, tadi saya sangat mendukung Karang Taruna di RT 07/07, Kelurahan Pondok Kelapa ini yang mengadakan kegiatan pengajian rutin di lingkunganya,” kata dia.

Selanjutnya, Adi juga memaparkan bahwa untuk menunjang kegiatan pengajian tersebut, ada kebutuhan perlengkapan seperti, sound system dan tikar. “Saya langsung berikan bantuan senilai Rp 4 juta untuk membeli kebutuhan yang diperlukan. Ini kegiatan yang sangat positif. Oleh karenanya, harus dan perlu kita support,” terangnya.

Ditambahkannya, bentuk perhatian juga perlu dilakukan orangtua, seiring dengan perkembangan zaman yang terjadi saat ini. “Sebab, kita harus lebih menjaga dan memantau dengan baik anak-anak. Terutama, kepada anak yang telah memegang atau bisa mengoperasikan gadget,” sarannya.

Di sisi lain, menurut Adi, gadget atau handphone harus bisa dimanfaatkan dengan bijak. Sebab, anak-anak dan remaja yang memiliki gawai, tentu masih perlu bimbingan dan pengawasan orang tua. “Oleh karenanya, melalui sosialisasi dan edukasi ini, kita berharap para orangtua lebih berperan aktif mengawasi putra-putrinya. Terlebih, di usia remaja yang sangat rentan. Termasuk, kaitannya dengan pergaulan di luar lingkungan rumah,” ucapnya, panjang lebar.

Sementara itu Ketua Karang Taruna RT 07, Hery menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Adi Kurnia Setiadi yang memberikan solusi cepat terhadap kebutuhan warga, termasuk Karang Taruna.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Pak Adi. Beliau adalah wakil rakyat yang bisa menjadi teladan bagi kita semua,” tuturnya.

Saat pelaksanaan kegaitan Sosialisasi Perda Nomor 2/Tahun 2016 tersebut, Adi melakukan dialog interaktif untuk menyerap aspirasi dan membantu kebutuhan warga. Bentuk bantuan juga diberikan untuk kebutuhan seragam Dasa Wisma senilai Rp 3,5 juta. Kemudian, klub sepakbola NAB Tipar Muda Rp 1 juta hingga majelis taklim sebesar Rp 4 juta.

Dalam kesempatan itu, Adi yang ditopang Tim AKSI, memberikan bantuan sebanyak 450 paket Sembako berisikan beras, minyak goreng, gula pasir dan tepung terigu.

Pada sisi lain dalam kegiatan tersebut, nampak narasumber dari Lemhanas RI, Tubagus Kusaimuroh SH MH. Juga dosen Universitas Negeri Jakarta yang juga mantan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jakarta Timur, Dr Rasminto serta Sekretaris Lurah Pondok Kelapa, Selfi Hidayati.

Terkait Sosialisasi Perda Nomor 2/Tahun 2016 tentang kepemudaan, disebutkan bahwa ada tiga peran mereka. Pertama merupaka agen moral, kedua sebagai agen sosial kontrol dan ketiga menjadi agen perubahan. ■ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Tak Kompromi, PEMDA DKI Cabut Izin dan Penjarakan Pemilik Diskotek MG

Redaksi Posberitakota

PANDEMI JADI PENYEBAB, PEDAGANG BENDERA PACEKLIK PEMBELI & TAK BISA KEMBALIKAN MODAL

Redaksi Posberitakota

Naas, Pemuda Tewas Terjepit Lift Barang di PT Logam Mas Indonesia

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang