Bagi Mahasiswi ITPLN, Yayasan Khouw Kalbe Tawarkan Bantuan Dana Pendidikan Rp 6 Juta per Semester

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Kesempatan emas bagi mahasiswi untuk mengembangkan potensi di bidang sains dan teknologi kembali dibuka. Yayasan Khouw Kalbe (YKK) bekerja sama dengan Institut Teknologi PLN (ITPLN), resmi membuka program Beasiswa Mitra YKK x IT PLN yang ditujukan khusus bagi perempuan.

Untuk program itu sendiri menawarkan bantuan dana pendidikan hingga Rp6 juta per semester sampai lulus, sekaligus pendampingan pengembangan diri dan komunitas. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 16 Mei 2026.

Dikatakan Manajer Bagian Kegiatan Mahasiswa dan Konseling (BKMK) ITPLN, Syarif Hidayat, beasiswa ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepemimpinan perempuan.

“Namun program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang positif. Kami ingin mahasiswi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berani berkembang, bersuara, dan memberi dampak di masyarakat,” tegas Syarif saat dihubungi media, Rabu, 6 Mei 2026.

Ditambahkan dia bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam perkembangan teknologi dan inovasi di masa depan. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan perempuan di bidang STEM menjadi sangat penting.

Terkait persyaratan utama meliputi mahasiswi aktif ITPLN berusia 17–24 tahun, belum menikah, serta memiliki prestasi akademik dengan IPK minimal 3,30. Selain itu, pendaftar tidak sedang menerima beasiswa lain dan bersedia aktif dalam program pengembangan yang diselenggarakan.

“Hal ini bukan sekadar bantuan dana. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan, pelatihan, hingga kesempatan menjadi ambassador yang bisa menginspirasi perempuan lain,” tutur Syarif, menambahkan.

Dari program ini juga menekankan pentingnya semangat kontribusi sosial dan komitmen untuk berkembang di bidang studi masing-masing. Sedangkan untuk pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan http://tiny.cc/BeasiswaKhouKalbe26yang disediakan panitia. Calon peserta diimbau segera mendaftar sebelum batas akhir pada 16 Mei 2026.

Diharapkan dengan adanya program ini nantinya semakin banyak perempuan muda yang mampu mengambil peran dalam membentuk masa depan teknologi Indonesia. © RED/NIRA MARTA AYU/ EDITOR : GOES

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Pariwisata Bali Sumbang 55% Devisa Nasional di 2025

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun