PosBeritaKota.com
Daerah Nasional

Dari Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Wagub Bali Pastikan Proyek PSEL Aman bagi Lingkungan

BALI (POSBERITAKOTA) – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta merespons penolakan warga Pesanggaran, Denpasar. Ia memastikan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali aman dari dampak lingkungan. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, setelah Sidang Paripurna DPRD Bali.

Warga Lingkungan Pesanggaran sebelumnya menolak pembangunan PSEL di kawasan Pelindo. Mereka khawatir akan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Masyarakat meminta pengolahan sampah dilakukan di TPA Suwung.

Giri Prasta menegaskan bahwa teknologi PSEL tidak akan menimbulkan dampak. Ia menjelaskan, truk pengangkut sampah akan tertutup rapat. Sampah juga akan dipadatkan sebelum diangkut.

“Sama sekali amat sangat tidak ada (dampak terhadap lingkungan),” kata Giri Prasta. Ia menambahkan, “Truk-truk yang mengangkut sampah kami pakai yang betul-betul aman.” Sampah tiga truk dapat dimuat dalam satu mobil.

Proses pemadatan membuat sampah tidak tercecer di jalan. Sampah langsung masuk ke fasilitas PSEL dan segera diproses. Giri Prasta menyebut, sampah masuk pagi dan sore sudah selesai. PSEL berfungsi sebagai pabrik, bukan tempat penimbunan sampah.

Pembatalan pembangunan PSEL di kawasan Pelindo tidak memungkinkan. Pemerintah Provinsi Bali telah memiliki perjanjian kerja sama penggunaan lahan. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tidak mendukung proyek ini.

Fasilitas PSEL nantinya akan menghasilkan listrik. Listrik ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Wakil Gubernur meminta warga Pesanggaran bersabar hingga proyek rampung.

Pemerintah Provinsi Bali juga telah mengkoordinasikan strategi jangka pendek. Pengelolaan sampah berbasis sumber sudah berjalan di Denpasar dan Badung. Ini dilakukan sebelum PSEL beroperasi penuh.

Pemerintah optimistis proyek PSEL Bali akan berjalan baik. Teknologi ini diharapkan dapat menyelesaikan polemik sampah di Bali. Proyek ini ditangani langsung oleh pemerintah pusat melalui Danantara. Sebelumnya, investor pihak ketiga seperti PT NOEI tidak berhasil. ® RED/BALI 01

Related posts

Demi Bayar Kewajiban Pajaknya, MENKEU RI Diminta Agar Berani Audit Keuangan dari Sinarmas

Redaksi Posberitakota

Dulu Dikenal Sebagai Aktor Laga, SONNY DEWANTARA Kini Pakai Nama Ki Ageng Ubah Jalan Hidup Beri Banyak Pertolongan lewat ‘Rumah Herbal’

Redaksi Posberitakota

PRESIDEN JOKOWI SAMBANGI PONPES AN NAWAWI TANARA DI SERANG

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang