BPOM Sita 173 Ribu Tablet Obat Ilegal di Bali, 15 Tersangka

BALI (POSBERITAKOTA) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI berhasil membongkar sindikat peredaran Obat Ilegal Bali. Operasi ini menyita 173.000 butir tablet ilegal. Sebanyak 15 tersangka ditangkap pada Rabu, 20 Mei 2026.

Pembongkaran sindikat besar Obat-Obat Tertentu (OOT) ilegal ini merupakan hasil kolaborasi. BPOM RI bekerja sama dengan jajaran penegak hukum, termasuk Polri dan Korwas PPNS Polda Bali. Nilai sitaan barang terlarang ini mencapai Rp 200 juta.

Deputi Bidang Penindakan BPOM RI, Tubagus Ade Hidayat, menjelaskan operasi ini berjalan panjang. Penindakan berlangsung dari tahun 2023 hingga Mei 2026. Jumpa pers terkait kasus ini digelar di Denpasar.

Tubagus Ade Hidayat menegaskan peredaran gelap OOT sangat mengkhawatirkan. “Obat-obatan ini mengancam kesehatan jiwa masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya. Barang ilegal ini dapat merusak saraf pusat dan memicu tindakan kriminalitas.

Modus operandi pelaku peredaran obat ilegal terus bergeser. Awalnya mereka memanfaatkan marketplace daring. Kini, pelaku beralih menggunakan media sosial dan jasa ekspedisi. Hal ini disampaikan oleh BPOM RI.

BPOM terus melakukan berbagai strategi. Mereka menerapkan pendekatan preemtif dan preventif. Penegakan hukum juga menjadi prioritas utama. Rehabilitasi bagi korban juga menjadi fokus.

Kolaborasi antara BBPOM Denpasar dan Polri sangat penting. Kerja sama dengan jasa pengiriman juga diperkuat. Hal ini untuk memutus rantai distribusi obat-obatan terlarang.

Para tersangka akan dijerat pasal berlapis Undang-Undang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal mencapai 12 tahun penjara. Tindakan tegas ini diharapkan memberi efek jera.

Peredaran Obat Ilegal Bali menjadi perhatian serius pemerintah. BPOM RI berkomitmen menjaga kesehatan masyarakat. Mereka akan terus memberantas peredaran obat-obatan berbahaya. RED/BALI

Related posts

Merupakan Fenomena, Pesisir Bali Berpotensi Banjir Rob Akibat Bulan Purnama

Diprediksi hingga 5 Juni, BMKG Himbau Warga Pesisir Bali Siaga Banjir Rob Akibat Purnama

Masa Penerimaaan Anggota Baru, KMHDI Buleleng Soroti Potensi Ketergantungan AI dalam Pendidikan