Naik Secara Signifikan, Harga Tiket Pesawat yang Meroket Banyak Dikeluhkan Penumpang di Pulau Dewata Bali

BALI (POSBERITAKOTA) – Harga tiket pesawat Bali menuju berbagai destinasi melonjak drastis pada Kamis, 21 Mei 2026. Banyak penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengeluhkan kenaikan signifikan ini. Keluhan muncul karena biaya penerbangan dari Bali dinilai jauh lebih mahal. Harga saat ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sejumlah penumpang merasa keberatan dengan tarif pesawat rute Bali. Mereka menemukan harga tiket jauh di atas normal. Perbandingan harga tahun 2025 menunjukkan perbedaan mencolok.

Pencarian melalui aplikasi agen perjalanan daring menunjukkan lonjakan harga. Tiket pesawat rute Bali-Jakarta dijual mulai Rp 1,5 juta. Maskapai Lion Air menawarkan harga tersebut. Garuda Indonesia mematok sekitar Rp 2,2 juta.

Untuk rute Bali-Yogyakarta, harga termurah sekitar Rp 1,5 juta. Super Air Jet melayani rute ini. Garuda Indonesia menawarkan harga Rp 1,7 juta.

Sementara itu, rute Bali-Surabaya berkisar Rp 800 ribu. Citilink menyediakan ongkos tiket dari Pulau Dewata ini. Harga tertinggi mencapai Rp 1,3 juta.

Rute Bali-Kupang juga mengalami kenaikan. Harga tiket pesawat mencapai Rp 1,8 juta. Super Air Jet melayani rute tersebut. NAM Air bahkan menjual hingga Rp 2,7 juta.

Aldo, salah seorang penumpang, akan berangkat ke Kupang. Ia membeli tiket Batik Air seharga Rp 1,8 juta. “Saya beli minggu lalu, Batik Air Rp 1,8 juta,” ujarnya di Bandara Ngurah Rai. Ia menambahkan harga itu masih tergolong murah.

Aldo menilai harga tersebut lebih mahal dari tahun lalu. Pada 2025, ia bisa mendapatkan tiket sekitar Rp 1,2 juta. Kenaikan ini sangat terasa baginya.

Keluhan serupa datang dari Citra, penumpang asal Kintamani. Ia merasakan kenaikan harga tiket pesawat. Citra akan terbang ke Bulgaria untuk bekerja. Ia harus transit di Jakarta terlebih dahulu.

Harga tiket Bali-Jakarta kini sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 1,7 juta. Ini untuk sekali perjalanan. “Termasuk mahal yang sekarang,” kata Citra. Tahun lalu, ia mendapat tiket pulang-pergi Rp 2,2 juta dengan Lion Air.

Dedun Gryana Pura baru saja berlibur dari Yogyakarta. Ia memilih pesawat untuk perjalanan cepat. Dedun membeli tiket Garuda Indonesia seharga Rp 1,5 juta. Penerbangan dari Yogyakarta menuju Bali.

“Saya beli mendadak,” ungkap Dedun. Ia berangkat Kamis dan tiba Jumat. Biasanya, harga tiket masih Rp 1,1 juta. Sekarang, Rp 1,5 juta sudah menjadi harga paling murah.

Kenaikan harga tiket pesawat Bali ini terus menjadi sorotan. Banyak penumpang berharap ada penyesuaian harga. Mereka menginginkan biaya penerbangan yang lebih terjangkau. ® RED/BALI 01

Related posts

Merupakan Fenomena, Pesisir Bali Berpotensi Banjir Rob Akibat Bulan Purnama

Diprediksi hingga 5 Juni, BMKG Himbau Warga Pesisir Bali Siaga Banjir Rob Akibat Purnama

Masa Penerimaaan Anggota Baru, KMHDI Buleleng Soroti Potensi Ketergantungan AI dalam Pendidikan