BALI (POSBERITAKOTA) – Pemerintah Provinsi Bali meraih peringkat pertama dalam pengendalian inflasi. Capaian ini juga termasuk penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting. Ini menunjukkan kinerja Pemprov Bali yang sangat baik.
Penghargaan diterima di Denpasar, Bali, pada Malam Apresiasi 2026. Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung menerima apresiasi ini. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan tersebut.
Bali meraih peringkat satu kategori Pengendalian Inflasi. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto. Provinsi Bali juga terbaik dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Gubernur Koster menyampaikan, “Provinsi Bali memperoleh insentif apresiasi.” Totalnya mencapai Rp6 miliar. Ini untuk dua capaian peringkat satu yang diperoleh.
Kabupaten Badung meraih peringkat satu tingkat kabupaten. Ini untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Kabupaten Gianyar dan Tabanan menyusul di peringkat dua dan tiga.
Kota Denpasar juga meraih peringkat satu tingkat kota. Kabupaten Gianyar memperoleh peringkat terbaik tiga kategori Creative Financing. Kota Denpasar meraih peringkat terbaik tiga Penurunan Tingkat Pengangguran.
Malam Apresiasi ini mengapresiasi kinerja terbaik daerah. Tujuannya mendorong peningkatan kinerja dan inovasi pemerintah daerah. Mendagri Tito Karnavian menegaskan hal tersebut.
Mendagri Tito Karnavian menyatakan, “Apresiasi ini adalah bagian dari upaya Kemendagri.” Tujuannya mendorong inovasi pemerintah daerah. Masih banyak kepala daerah berprestasi.
Sistem penilaian dibagi menjadi enam regional. Ini menciptakan kompetisi lebih adil. Termasuk bagi daerah dengan kapasitas fiskal terbatas.
Pencapaian ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali. Mereka terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kinerja Pemprov Bali menjadi contoh daerah lain. ®RED/BALI 01