BALI (POSBERITAKOTA) – Brigjen Putu Putera Sadana resmi menjabat Kepala BNNP Bali. Pelantikan berlangsung di Denpasar pada Rabu, 17 Juni 2026. Ia menggantikan Brigjen Budi Sajidin.
Pelantikan ini menandai kepemimpinan baru di Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali. Brigjen Putu Putera Sadana kini memimpin upaya pemberantasan narkoba di Pulau Dewata.
“Suatu kebanggaan bagi saya kembali ke Pulau Dewata,” ujar Brigjen Putu Putera Sadana. Ia berkomitmen melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Pernyataan ini diterima media pada Kamis, 18 Juni 2026.
Pimpinan BNNP Bali yang baru ini ingin mewujudkan Bali aman dan maju. Ia bertekad menjadikan Bali bersih narkoba, atau “bersinar”. Semangat “war on drugs for humanity” menjadi landasan perjuangannya.
Sebelumnya, posisi Kepala BNNP Bali dijabat oleh Brigjen Budi Sajidin. Brigjen Budi Sajidin kini mengemban tugas baru. Ia bertugas sebagai Kepala BNNP Banten.
Brigjen Putu Putera Sadana memiliki rekam jejak panjang di kepolisian. Ia berasal dari Mengwi, Badung, Bali. Kariernya dimulai di Bali, termasuk di Sat Samapta Polres Buleleng dan Polsek Ubud.
Pengalamannya mencakup Kasatreskrim Polres Bangli. Ia juga pernah menjabat Kapolsek Kuta. Kemudian, ia dipercaya sebagai Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Sadana kembali ke Pulau Dewata sebagai Kapolres Tabanan pada 2015. Setelah mengabdi di Tabanan, ia ditugaskan ke Polda Metro Jaya. Ia menjabat Wakapolrestro Bekasi.
Pengalaman internasional juga menghiasi karier Sadana. Ia terlibat dalam Kontingen Garuda XXIV. Sadana juga mengikuti Hostage Negotiation di New Mexico. Ia menyelesaikan Counter Child Sex Abused di Tokyo.
Pendidikan luar negeri ditempuh di FBINA-Quantico, AS pada 2008. Ia juga menempuh pendidikan di Vicenza Italia pada 2007.
Jabatan lain termasuk Direktur Kriminal Khusus Polda Papua. Ia kemudian diangkat menjadi Kabidkum Polda Metro Jaya. Sadana juga pernah menjabat Pati Barhakam Polri yang ditugaskan di MPR.
Dengan pengalaman luas dan komitmen kuat, Kepala BNNP Bali ini siap menghadapi tantangan. Ia bertekad menjadikan Bali bebas dari ancaman narkotika. Ini demi kemajuan dan keamanan masyarakat. ® RED/BALI 01