BALI (POSBERITAKOTA) – Ratusan perenang dari 27 negara berlaga dalam ajang Oceanman Bali 2026 di Pantai Kedonganan, Sabtu. Kompetisi ini menguji ketahanan peserta di perairan terbuka Bali yang menantang.
Ajang ini diikuti lebih dari 900 peserta. Mereka berasal dari 27 negara, termasuk Singapura, Malaysia, Australia, dan Rusia.
Co-Founders Oceanman Indonesia, Felix Sutanto, memberikan keterangan tertulis pada Sabtu. Ia menyatakan kompetisi berjalan dengan kondisi laut yang kondusif. “Keselamatan dan kenyamanan peserta tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Felix.
Hari kedua kompetisi renang laut terbuka ini melombakan beberapa nomor. Nomor tersebut adalah Oceanfins 2KM, Oceankids 500M, dan Oceanteams 3x500M.
Para perenang menghadapi tantangan ombak yang cukup besar. Kondisi ini menjadi bagian dari pengalaman kompetisi di perairan terbuka.
Salah satu peserta, Agila, menilai tantangan tersebut justru seru. “Ombaknya cukup besar, tetapi justru itu yang membuat pengalaman ini sangat seru dan menantang,” katanya.
Agila menambahkan bahwa kegiatan olahraga air ini tidak hanya menguji fisik. Menurutnya, kompetisi ini juga sangat menguji kekuatan mental para perenang.
Peserta harus beradaptasi dengan kondisi alam yang dinamis. Faktor seperti arus ombak dan perubahan cuaca menjadi tantangan utama. Hal ini menjadikan Oceanman sebagai ajang renang perairan terbuka paling bergengsi di dunia.
Keberhasilan penyelenggaraan ini memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata olahraga. Kompetisi ini diharapkan terus menarik minat perenang internasional pada gelaran Oceanman Bali 2026. ® RED/BALI 01/ EDITOR : GOES

