JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Seiring dengan komitmen kuat dari PAM JAYA untuk mewujudkan 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di seluruh wilayah DKI Jakarta, kini telah mencatat pencapaian atau pertumbuhan secara signifikan.
Bahkan berdasarkan data sejak Pebruari 2023 lalu, PAM JAYA berhasil melakukan sambungan baru air minum perpipaan mencapai lebih dari 46.000 untuk rumah tangga terbanyak. Oleh karenanya, PAM JAYA meraih rekor MURI.
Seperti diketahui bahwa pertumbuhan sambungan baru ini sejalan dengan amanat Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2022 tentang penugasan kepada PAM JAYA untuk melakukan percepatan peningkatan cakupan layanan air minum di DKI Jakarta.
Malah selama masa kemitraan menunjukkan adanya fluktuasi jumlah sambungan baru. Sejak pengelolaan oleh PAM JAYA pada Pebruari 2023, pertumbuhan sambungan baru meningkat tajam, khususnya sepanjang tahun 2024 dengan pertumbuhan mencapai 265 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tercatat sejak Januari hingga Juni 2025 telah terpasang sebanyak 34.436 sambungan baru. Sedangkan PAM JAYA menargetkan pencapaian hingga 130.000 sambungan baru pada akhir tahun 2025. Hal ini jelas menunjukkan bahwa segala upaya dan usaha yang dilakukan PAM JAYA membuahkan hasil positif dalam mendekatkan Jakarta menuju 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan.
Kesemua itu berkat upaya nyata dalam memperluas akses air perpipaan bagi warga Jakarta, PAM JAYA berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor Pemasangan Instalasi Air Minum dengan Sambungan Rumah Tangga terbanyak dalam satu tahun terakhir. Pencapaian ini menjadi bukti atas langkah optimis PAM JAYA dalam menghadirkan layanan air perpipaan yang merata dan berkelanjutan bagi warga Jakarta.
Namun terkait dampak positif dari percepatan pembangunan sambungan baru ini, sudah banyak dirasakan oleh warga Jakarta. Akses air minum perpipaan yang semakin merata dan mudah dijangkau telah meningkatkan kualitas hidup, mendukung kesehatan hingga membantu penghematan biaya air harian, terutama bagi warga Jakarta yang sebelumnya mengandalkan sumber air alternatif yang belum tentu aman dan higienis. Walaupun, sisi lain dari dampak tersebut, juga akan dirasakan oleh warga Jakarta.
“Di sini, PAM JAYA menyadari bahwa pekerjaan pembangunan saluran air minum perpipaan, terutama penggalian di sejumlah titik jalan dapat menimbulkan dampak seperti kemacetan dan rekayasa lalulintas yang sulit dihindari. PAM JAYA akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir gangguan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan,” jelas Corporate & Customer Communication Senior Manager, Gatra Vaganza, melalui keterangan tertulisnya yang diterima POSBERITAKOTA, Kamis (24/7/2025).
Kedepan, lanjut Gatra Vaganza, PAM JAYA bakal terus berinovasi dan bersinergi untuk memastikan setiap warga Jakarta dapat menikmati hak dasar atas air berkualitas.
“Kami pun percaya bahwa dengan kolaborasi, kerja keras dan dukungan masyarakat, target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan akan tercapai sesuai target yang direncanakan,” katanya, mengakhiri keterangannya. © RED/AGUS SANTOSA

