BALI (POSBERITAKOTA) – Diduga akibat dari korsleting listrik, Ruko Sembako di Kecamatan Sukasada, ludes dilalap Si Jago Merah, Jumat (3/7/2026) kemarin. Dari insiden tersebut ditaksir menyebabkan kerugian material mencapai Rp100 juta.
Peristiwa ini menimpa ruko sembako milik Wayan Edy Suparman (38) di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Silangjana. Pihak kepolisian menyatakan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari hubungan pendek arus listrik di dalam bangunan.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WITA saat ibu pemilik ruko melihat asap tebal muncul dari dalam warung. Api kemudian dengan cepat membesar dan mulai melahap bagian dalam bangunan berukuran 9 x 5 meter tersebut.
Warga yang melihat kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menghubungi petugas. Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 09.00 WITA.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material yang ditimbulkan dari peristiwa kebakaran ini cukup signifikan.
“Kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp100 juta, mencakup bangunan serta barang dagangan di dalamnya,” ujar Iptu Yohana.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut. “Saat ini penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara dikarenakan adanya konsleting listrik,” kata Yohana. Penyelidikan terus dilakukan terkait insiden kebakaran ruko Buleleng ini. ® RED/BALI 01/EDITOR : GOES

