CIREBON (POSBERITAKOTA) – Alamak, praktek prostitusi online juga merebak sampai ke kota Cirebon, Jawa Barat. Oleh karenanya, kalangan orangtua (masyarakat-red), musti ekstra hati-hati menjaga putri remajanya jangan sampai terseret jadi ‘korban’.
Terungkapnya kasus tersebut, setelah Polresta Cirebon, berhasil menangkap salahseorang mucikari alias germo yang ditengarai memperdagangkan wanita pekerja seks komersial (PSK), tentu dengan memanfaatkan media sosial via online.
“Kami dari penyidik Mapolresta Cirebon, telah menyita barang bukti terkait kasus prostitusi online. Ada uang sebesar Rp.2 juta untuk membayar pesanan dua orang perempuan yang dipesan via online,” papar Kapolresta Cirebon, AKBP Adi Vivid.
Dari hasil pengungkapan dan penangkapan pelaku yang berstatus mucikari, ditambahkan AKBP Adi Vivid, juga disita barang bukti lain yakni celana dalam wanita serta enam telepon genggam dari berbagai merk.
Siapa saja wanita atau perempuan yang ‘tersaji’ dalam praktek prostitusi online? Mereka ada dari pengangguran, ibu rumahtangga sampai mahasiswi. Bahkan terindikasi.masuk dalam deretan PSK jaringan ‘Bandung Agency’.
“Hal itu terungkap berkat anggota kami, mengerebek satu hotel yang ada di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Dari hasil pengembangan, akhirnya bisa diamankan 5 orang PSK yang ada di kos-kosan,” tutur Kapolresta.
Ia menambahkan setelah dilakukan pengembangan, pihaknya kemudian mengamankan lima orang PSK yang berada di kos-kosan. “Satu orang mucikari lain, juga ikut kami amankan. Pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Mapolresta Cirebon,” pungkas AKBP Adi Vidid. □ Red/Bang/Goes