KFT-Parfi Siap Gandeng Tangan Majukan Perfilman Nasional

JAKARTA [POSBERITAKOTA] ■ Organisasi Karyawan Film Televisi (KFT) di usianya yang sudah menginjak ke-53 tahun, siap menggandeng Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) untuk bersinergi dalam memajukan peta perfilman nasional. Oleh karenanya, kedua organisasi tersebut sedang melakukan pembenahan secara internal (kedalam) maupun eksternal (keluar).

Harapan tersebut diungkapkan Ketua Umum (Ketum) KFT, Febriyan Adhitya, saat jumpa pers seusai menggelar perayaan HUT ke-53 di Gedung Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/3/2017) kemarin.

“Di usianya ke-53, harapan saya pada organisasi ini (KFT-red), bisa berbuat lebih baik lagi untuk dunia perfilman di Tanah Air. Semangat para pendahulu jangan sampai hilang dan harus dilanjutkan dari generasi ke generasi,” tegas dia.

Ditambahkan Febriyan bahwa pihaknya tengah melakukan pembenahan sekaligus konsolidasi terhadap semua elemen di dalam tubuh organisasi. “Kami juga merangkul para sesepuh, tokoh-tokoh yang ada serta memberikan  apresiasi kepada semua anggota KFT,” ucapnya.

Menurut dia bahwa anggota KFT mencapai 500O-an yang ada di seluruh Indonesia bakal dirangkul. Meskipun minim atau belum ada perhatian Pemerintah atau KFT saat ini disebut-sebut tengah ‘mati suri, namun kiprahnya akan terus jalan dan eksis di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Bahkan selama dua tahun belakangan sedang melakukan pembenahan-pembenahan.

Baca Juga:  Gandeng XL, KEMENHUB Gelar Pelatihan Peduli Keselamatan Jalan Bagi Kalangan Pelajar

Pada bagian lain, Febriyan Adhitya yang juga baru saja terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Ketum Parfi) periode 2016-2021, mengaku mendapat kemudahan. Kenapa? “Wadah KFT dan Parfi, bisa saya persatukan untuk secara bersama-sama membangun perfilman nasional,” paparnya.

Kegiatan pelatihan dan seminar perfilman, kata Febriyan, juga segera diadakan KFT. Selain itu, pihaknya juga sedang merancang pembuatan film kolosal berjudul ‘Laksamana Malahayati’. Sedang untuk Parfi dalam tahap penyusunan pengurus yang bisa merespon lintas generasi dari artis-artis film Indonesia.

“Jika terjalin kerjasama antara ketua, pengurus dan anggota serta organisasi dikelola dengan baik, Insya Allah semua pekerjaan bisa berjalan lancar dan sukses. Kami harus pilih orang-orang yang punya kemampuan tinggi dan punya loyalitas. Harapannya siapa pun yang duduk di kepengurusan adalah orang yang tepat dan bisa diandalkan,” tutup Febriyan. ■ Red/Goes

Beri Tanggapan