Memprihantinkan, PULUHAN MURID SDN Bantar Panjang Serang Belajar di Tenda

SERANG (POSBERITAKOTA) – Sungguh tragis! Akibat gedung sekolah milik mereka nyaris roboh, puluhan murid SDN Bantar Panjang, diungsikan harus rela belajar di dalam tenda yang dibangun personil Polres Serang dan Polsek Cikeusal.

Bantuan pendirian dua tenda untuk kegiatan belajar mengajar, menurut Kapolres Serang AKBP Wibowo, didasari atas keprihatinan akan kondisi bangunan sekolah yang membahayakan keselamatan para murid.

Terlebih lagi, ditambahkan Kapolres, dirinya berusaha untuk responsif bertindak seiring dengan terwujudnya Polri yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter).

“Kondisi ini menyangkut jiwa dan masa depan anak-anak. Janganlah kita bertindak setelah musibah itu terjadi,” tutur Kapolres yang didampingi Kapolsek Cikeusal, AKP Muhammad Cuaib kepada sejumlah wartawan, Kamis (26/10).

Dijelaskan Kapolres, pemasangan dua tenda pengganti ruang kelas ini merupakan langkah quick response para personil Polsek Cikeusal saat anjangsana dalam program Bhabinkamtibmas ke desa-desa.

Saat berada di Desa Bantar Panjang, para personil Bhabinkamtibmas melihat puluhan murid SDN Bantar Panjang yang tengah belajar di dalam gedung yang nyaris roboh.

“Berdasarkan laporan dari personil Bhabinsa, Satuan Sabhara yang dipimpin Kompol Agung Laksono, saya tugaskan untuk mendirikan tenda besar. Sedangkan Kapolsek tugasnya memberitahu kepala sekolah dan dewan guru untuk tidak lagi menempati gedung sekolah sampai gedung sekolah diperbaiki,” kata Wibowo.

Sementara itu salah seorang wali murid, Ceceu Suirat mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Sebelumnya, sekolah tersebut memang sudah pernah mendapatkan bantuan rehab tahun 2013. Namun, setelah direhab, bukannya membaik, namun bangunan sekolah tersebut malah menjadi lebih buruk.

“Kondisi rusaknya sudah cukup lama, tapi belum ada perbaikan dan perhatian serius dari pemerintah,” tutup Ceceu. □ Red/ARIA/Goes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here