Ranting Babelan, PENCAK SILAT Persaudaraan Rumpun Setia Hati Mulai Eksis di VGH

BEKASI (POSBERITAKOTA) □ Tak terbantahkan, Indonesia dikenali dunia internasional, salah satunya karena cabang olahraga beladiri Pencak Silat (PS). Termasuk torehan prestasi mulai dari tingkat ASEAN, Asia dan bahkan Kelas Dunia. 

Sedangkan kehebatan lainnya, yakni ilmu beladiri Pencak Silat sebagai warisan budaya leluhur, bisa dijaga eksistensinya sekaligus dikembangkan sebagai aktifitas atau tradisi masyarakat yang sudah turun-temurun tersebut.

Tetap berafiliasi pada organisasi resmi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), kini tumbuh berkembang ratusan dan bahkan ribuan semacam perguruan Pencak Silat (PS) yang tersebar di seluruh antero negeri. Sebut saja perguruan Pencak Silat Persaudaraan Rumpun Setia Hati (PS PRSH) yang berpusat di Kota Solo, Jawa Tengah dengan Guru Besar Ki Ngabehi Suro Diwiryo.Dalam kiprahnya di Tanah Air, tumbuh berkembang ke seluruh daerah di Indonesia. Untuk di wilayah Kabupaten Bekasi, salahsatunya berdiri PS PRSH Ranting Babelan yang diketuai Bonadi. Dalam skup wilayah lebih kecil lagi, memiliki sub ranting di Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Gerbang Timur yang dimotori Edy Prayitno (ketua).

Menurut Bonadi, PS PRSH Rating Babelan sudah ada sejak 2013 silam. Untuk anggota atau siswa/siswi sudah mencapai seratusan. Dalam perjalanannya juga telah berkontribusi mengikutsertakan salah seorang siswanya, Yoga Dimas Faisal Hawari. Meraih medali perunggu dalam ajang Jakarta Champions Ship di Cibubur pada 2016 lalu.

“Seperti halnya perguruan Pencak Silat lain, kami juga merorientasikan siswa-siswi untuk pencapaian prestasi. Tentu saja, semua itu harus melalui proses, sebelum nantinya bisa dikirim ke kejuaraan-kejuaraan,” tegas Bonadi kepada POSBERITAKOTA, Sabtu (24/3).

Baca Juga:  Walikota Tegal Minta Rumah Karaoke di Tegal Harus Tutup Selama Ramadhan

Dalam PS PRSH lebih mengedepankan pentingnya arti persaudaraan. Meski global pembinaan terkait dalam konteks olahraga, olahrasa, olahbathin dan olahseni. Kesemua itu dikolaborasi, sehingga pada gilirannya siswa maupun siswi, akan memiliki jatidiri ideal dalam bersosialisasi di kehidupan masyarakat.

Hal senada juga diutarakan Edy Prayitno, Ketua Sub Ranting PS PRSH Perumahan VGH Gerbang Timur. Ada tahapan-tahapan yang harus dilewati, di mana siswa-siswi nantinya meraih peningkatan mulai dari basic sampai kenaikan dalam bentuk perolehan sabuk.

Sedangkan untuk basic, siswa-siswi bisa melalui kurun waktu antara 3 sampai 6 bulan. Kemudian mengikuti tes kenaikan demi peraihan sabuk mulai dari putih polos, orange, biru, kuning, merah (asisten pelatih) dan putih besar (pelatih). Kurang lebih dibutuhkan waktu selama tiga tahunan.​”Disiplin waktu juga menjadi bagian penting. Selain dilatih dasar-dasar Pencak Silat yang meliputi kekuatan kaki, tangan, pukulan dan lain-lain. Termasuk diajar nilai tata krama atau sopan santun,” pungkas Edy.

Sejumlah pelatih, asisten pelatih dan siswa-siswi yang tercatat di PS PRSH Perumahan VGH Gerbang Timur antara lain Sugiharto, Sapto Handoyo, Yoga dan Bintang (deretan pelatih). Ada pula Bagas dan Tama (asisten pelatih).

Sementara itu untuk kalangan siswa/siswi tercatat Aris, Arya, Apenk, Zaky, Muammar ZA, Albari Haidar Zuhdi, M. Alfathan, Naufal, Agung, Rizki, Rifki, Lintang, Fitri, Hafidzah, Joko, Rohadi, Tama, Sheva, Rani, Aji, Sadat, Bagas Maulana dan Rifki A. □ RED/GOES

Beri Tanggapan