Kecewa Tender Makanan AG 2018, CV MITRA SELERA ANDA Siap Ngadu ke Menperindag

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Tuntutan tender ulang lelang pengadaan makanan Asian Games (AG) 2018, disuarakan CV Mitra Selera Anda. Selain itu pihaknya juga siap mengadu ke Menteri Perdagangan (Memperindag), sehubungan dengan tidak ditaatinya aturan masalah Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP).
Panitia lelang tender pengadaan makanan AG 2018 pun, tiba-tiba secara sepihak mencoret keikutsertaan CV Mitra Selera Anda hanya dengan alasan domisili usaha sudah mati dan SIUP kadaluwarsa.

“Yang pasti, kita akan segera melapor ke Kemenperindag untuk mempertanyakan masalah ini. Sebab, sudah ada Permendag yang menyatakan pelaku usaha yang telah memiliki SIUP, tidak perlu lagi melakukan pendaftaran ulang karena SIUP berlaku selama perusahaan perdagangan menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan. Dari sini terlihat panitia lelang panitia penyelenggara AG 2018 atau Inasgoc, tidak jeli atau tidak mengetahui aturan tersebut,” tutur juru bicara CV Mitra Selera Anda, Iqbal, saat jumpa pers di Senayan, Jakarta, Jumat (11/5) malam.

Ditambahkan Iqbal, pihaknya sangat kecewa dengan hal itu karena dalam mengikuti tender pengadaan makanan Asian Games 2018 yang bernilai Rp 153 miliar, CV Mitra Selera Anda tidaklah sembarangan. Semua aturan dipenuhi sehingga bisa dijadikan acuan untuk pemanggilan dan presentasi keikutsertaan oleh panitia lelang. Herannya, panitia lelang seenaknya mencoret CV Mitra Selera Anda dengan alasan SIUP mati.

Masih menurut Iqbal, panitia lelang mengabaikan Pasal 7 Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.7/M-DAG/PER/2/2017 tentang Perubahan Ketiga Atas Permendag No.36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terbaru yang mengatur penghapusan kewajiban pendaftaran ulang Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), serta Penyederhanaan prosedur dan penghapusan kewajiban biaya administrasi pembaruan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Kewajiban pendaftaran ulang Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) setiap lima tahun dihapus.

“Karena itulah, kami akan melapor ke Kemendag untuk mengadukan masalah ini. Jangan sampai Permendag tidak diakui oleh instansi lain, sehingga membuat tidak tenang para penghusaha. Jadi, kami akan tetap mempermasalahkan ini demi penegakan aturan,” tegas Iqbal.

CV Mitra Selera Anda yang mengikuti prosedur lelang  pengadaan makanan Asian Games 2018 senilai Rp 153 miliar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terpaksa harus menelan kekecewaan. Bahkan perusahaan tersebut mengeluhkan prosedur lelang yang tidak transparan. 

Proses lelang terkesan telah mengarahkan pemenangan  kepada salah satu vendor. Pihaknya pun meminta agar lelang pengadaan makanan Asian Games 2018 untuk dapat dilakukan lelang ulang yang lebih transparan lagi.

“Tentu saja sebagai salah satu vendor yang mengikuti lelang sangat kecewa. Prosedurnya tak transparan. Keberatan ini bukan karena kami ingin dimenangkan dalam lelang. Sejak awal kami siap bila harus kalah, asalkan prosesnya dilakukan sesuai prosedur yang transparan,” paparnya.


Iqbal
juga melihat ada keanehan yang menimpa perusahaannya. Keberatan keputusan sepihak panitia  lelang dengan langsung mencoret vendornya untuk tak ikut melakukan presentasi terlebih dulu. 

“Semestinya kami diberikan kesempatan yang sama untuk melakukan presentasi lebih dulu sebelum panitia lelang memutuskan vendor yang layak untuk pengadaan makanan Asian Games 2018 ini,” terang Iqbal.

Seperti diungkapkan salah satu Tim Pokja Pengadaan Makanan Asian Games 2018, Zul, mengungkapkan keberatan dari CV Mitra Selera Anda. Ia bilang jika vendor bersangkutan domisili usaha sudah mati dan siup kadaluwarsa sehingga secara admitrasi dinyatakan gugur.

Namun begitu penjelasan Zul tersebut, disanggah Iqbal dengan menyatakan perusahaannya bukan amatiran. Tidak mungkin perusahaannya akan maju ikut lelang, jika usaha domisili mati dan juga SIUP kadaluwarsa. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here