Reses di Warakas, M Taufik Minta Pemprov DKI Prioritaskan Tata Kampung Kumuh

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta tetap memprioritaskan penataan kampung kumuh di Ibukota. Pasalnya, dengan kampung yang tertata, diyakini bisa memberikan peningkatan kualitas hidup bagi warga miskin.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, menegaskan penataan kampung kumuh lebih memanusiakan manusia. “Kebetulan saya reses beberapa kali di Kampung Kumuh. Di sana ada permasalahan jalan lingkungan jelek, saluran dan rumah tidak layak huni. Ini harus segera dibereskan, selama kepemilikan lahan jelas,” ujar Taufik saat melakukan reses di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (5/6).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta melakukan reses kedua, di sekitar kediamannya di Jalan Warakas III. Selain menyerap aspirasi masyarakat konstituen, Taufik juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sekaligus buka bersama dengan tokoh masyarakat sekitar. Acara juga dihadiri Walikota Jakarta Utara Husein Murad.

Baca Juga:  Demo di KPK, MASSA AL KHITAM Ingatkan KPK-Polri Waspadai Adu Domba

Dalam reses bertemakan ‘Bersama Wujudkan Kesejahteraan Warga Jakarta’, pihaknya menampung segala persoalan yang dihadapi warga untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satunya adalah penataan Kampung kumuh tadi.

Menurutnya, relokasi warga ke rumah susun yang jauh dari tempat asalnya akan menimbulkan masalah tersendiri. Sehingga, penataan Kampung Kumuh menjadi solusi yang tidak bisa ditawar lagi. Meski demikian, ungkapnya, langkah penataannya harus dilakukan oleh semua pihak.

“Harus ada kolaborasi antara Pemerintah, swasta dan masyarakat itu sendiri. Penting, jika setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terlibat langsung dalam penataan Kampung Kumuh tersebut.

Usai reses acara dilanjutkan dengan berbuka bersama, melakukan salat berjamaah mulai dari shalat Maghrib, Isya, sampai Tarawih. Selanjutnya diadakan diskusi publik yang digelar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Jakarta Utara. Sedangkan M Taufik merupakan Ketua Kahmi Jakarta Raya. □ RED/JOKO

Beri Tanggapan