Usai Gasak HP, PELAKU Nekad Tusuk Leher Korban di Kamar Kos

JAKARTA (POSBERITAKOTA) โ–  Usai gasak handphone (HP) milik penghuni kos dan aksinya dipergoki, pelaku malah nekad tusuk leher korban. Peristiwa itu terjadi di kawasan Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat. Penjahat yang masih memegang pisau berdarah berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Tanjung Duren.

Tersangka El (24) sempat mencium lutut petugas karena ketakutan setelah diancam akan ditembak.”Ampun pak, borgol tangan saya sekarang,” katanya sambil menyodorkan kedua tangannya untuk diborgol.

Menurut keterangan, aksi perampokan itu terjadi Minggu (1/7) dinihari sekitar pukul 02:30 WIB. Malam itu korban yang bernama Imam Taufik (36) sepulang nonton bola di tv tetangganya memergoki seorang pemuda keluar dari kamar kosnya.

“Saya curiga dan langsung masuk kamar. Waktu diperiksa uang saya Rp 300.000 dan handphobe saya hilang,” cerita korban yang kemudian mengejar pelaku untuk menanyakan tujuannya, tapi tersangka berdalih akan mencari temannya yang kos di sekitar tempat itu.

Baca Juga:  Tahanan KPK Diborgol, STEFANUS GUNAWAN SH MHum Sebut Biar Koruptor Punya Rasa Malu

Dijelaskan Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Lambe Patabang Birana Sik, korban yang menawarkan pelaku mencari teman rupanya tidak waspada.”Sewaktu korban lengah, pelaku yang berjalan di belakangnya menusuk leher hingga korban roboh,” papar Kapolsek didampingi Kanit Reskrim AKP Rensa Sik, Senin (2/7) pagi.

Korban yang mengalami luka robek dibagian leher, segera dibawa ke RS Sumber Waras Grogol, Jakarta Barat, untuk mendapatkan pertolongan.

Sehabis menusuk korban pelaku berusaha kabur, tapi langsung diteriaki korbannya sehingga warga yang melihat ikut mengejar pelaku. Saat bersamaan anggota yang sedang observasi di daerah tersebut, lantas mengejar pelaku dan sempat melepaskan tembakan ke udara.

Petugas khawatir pelaku melawan, karena masih memegang pisau berdarah. Saat itu pula meminta penjahat tersebut menyerah dan kalau tidak akan ditembak. Rupanya lelaki berinisial El yang mengaku tidak punya uang itu, akhirnya menyerah dan pasrah. โ–  RED/WARTO

Beri Tanggapan