Diskusi Pengganti Sandi, PKS dan Gerindra Berebut Kursi Wagub DKI

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Calon pengganti Sandiaga Uno diharapkan warga DKI Jakarta harus merupakan figur yang ‘berdarah-darah’ pada Pilkada DKI 2017. Orang tersebut harus punya jasa terhadap pasangan Anies-Sandi yang bekerja keras menumbangkan Ahok dari kursi Gubernur DKI secara demokratis.

Seandainya sosok yang akan mengisi jabatan Wagub DKI merupakan figur yang ujuk-ujuk muncul dari kantong Doraemon, maka akan mencederai ketenangan masyarakat. Selain itu, partai Gerindra dan PKS yang paling berhak untuk menyodorkan jagoannya, harus bisa memilih sosok yang bisa menyatu dengan Gubernur Anies seperti halnya Sandiaga.

Hal itu terungkap pada Dialog Akal Sehat yang berjudul: Siapa Pantas Gantikan Sandi? PKS Menekan, Gerindra Melawan. Diskusi yang digelar Dimensi Centre menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Amir Hamzah dari Budgeting Monitoring Watch, Ferry Iswan (Ketua Forum Dewan Kota se-DKI Jakarta), advokat Herwanto, Ketua FKDM DKI Rico Sinaga, dan moderator Fariz Maulana Akbar (Megapolitan Strategis Indonesia).

Amir Hamzah mengatakan bahwa DPRD DKI harus melakukan voting untuk memilih wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga. “Nantinya partai pengusung Anies – Sandi, PKS dan Partai Gerindra masing-masing akan menyerahkan satu nama,” kata Amir di RM Andalas, Manggarai, Jaksel, Jumat (7/9).

Sedangkan untuk voting minimal dihadiri 2/3 anggota kuorum DPRD. “Artinya cukup punya 39 suara, salah satu calon wagub sudah bisa menang,” tambah Amir di hadapan undangan yang didominasi aktivis.

Menurut Amir lebih lanjut dengan demikian Partai Gerindra tinggal mencari tambahan 24 suara supaya jagoannya menang. Karena Gerindra saat ini menempatkan 15 wakilnya di DPRD. “Sedangkan PKS baru punya modal 11 kursi DPRD,” cetus Amir.k

Sementara itu Rico menambahkan saat ini terkesan antara Gerindra dan PKS saling ngotot untuk memenangkan jagoannya. “Gerindra menjagokan Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik, sedangkan PKS memajukan Mardani Ali Sera. Kedua pihak sama ngotot. Tapi perlu kita ketahui bahwa anggota DPRD sekarang ini banyak yang pintar bersandiwara. Jadi, masyarakat harus terus mengawalnya agar mendapatkan sosok pemimpin yang sesuai harapan,” kata Rico. □ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here