Setor Nyawa, DUA PELAJAR Bekasi Tenggak Miras Oplosan Sepulang Sekolah

BEKASI [POSBERITAKOTA] ■ Sudah ratusan peristiwa terjadi di Tanah Air, gara-gara pesta minuman keras (Miras), nyawa pun melayang sia-sia. Kejadian tragis semacam itu, meski sudah sering jadi pemberitaan di media massa, tapi tetap saja tak jadi pelajaran atau setidaknya peringatan keras.

Peristiwa setor nyawa (tewas-red) akibat menenggak Miras oplosan, kembali menimpa dua pelajar, kemarin di Perumahan Panjibuwono, Kampung Wates, Desa Kedun Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Kedua pelajar SMK tersebut masing-masing berinisial Ye (15) dan Fe (15). Sedang satu pelajar lagi, yakni L (15) kondisinya masih sekarat dan terpaksa harus dirawat di rumahsakit.

Menurut keterangan sumber POSBERITAKOTA.COM, Kamis (26/10) kemarin, peristiwanya pas jam sepulang sekolah. Tidak kurang dari 11 pelajar melakukan pesta Miras oplosan. Sekitar dua jam kemudian, usai menenggak minuman membahayakan tersebut, ada 3 pelajar yang mual-mual dan akhirnya muntah-muntah.

Mereka sempat panik. Kemudian delapan pelajar lain, berusaha membawa ketiga temannya itu ke rumahsakit terdekat. Naas, sebelum mendapat pertolongan dan masih diperjalanan, Ye dan Fe, meregang nyawa. Sedang L masih kritis.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sukrisno, tak membantah terkait peristiwa didapatinya dua dari 11 pelajar yang pesta Miras oplosan, tewas menggenaskan. Penanganan polisi masih terus berlangsung.

“Saat ini, petugas tengah menyelidiki dan meminta sejumlah keterangan. Termasuk menelusuri, dari mana Miras oplosan itu tersedia?” Demikian ucap Kompol Sukrisno seraya berjanji segera merilis peristiwa tragis yang memakan korban jiwa dari kalangan pelajar tersebut. ■ RED/WAWAN/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here