Dua Bulan Tak Komunikasi, PKS-GERINDRA Ketemu Bahas Calon Wagub DKI

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Setelah sekitar dua bulan tersesat di jalan buntu dan putus komunikasi, akhirnya Gerindra dan PKS DKI Jakarta kembali bertemu. Pertemuan yang intinya membahas calon pengganti Sandiaga Uno, kini makin terarah karena kedua partai tersebut sepakat membentuk badan pemilihan Wagub DKI Jakarta.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo di kantor DPD Gerindra Jl R. Soeprapto, Kemayoran, Jakpus, Senin (5/11).

“Setelah melalui pembicaraan tertutup, kami sepakat untuk meningkatkan kekompakan dan tidak lagi saling sindir sosl wagub,” ujar Taufik usai memimpin rapat tertutup. Gelaran jumpa pers dihadiri sejumlah pimpinan dari dua partai tersebut.

Taufik menjelaskan pembahasan soal calon wagub kini sudah makin terarah. “Kami dari dua partai telah sepakat melebur jadi satu membentuk Badan Pemilihan Wagub. Badan inilah yang bertugas menentukan sejumlah calon yang akan dilakukan tes kelayakan atau fit and propertest. Nanti, siapapun yang lulus terbaik dari uji kelayakan itu, maka dialah yang bakal jadi pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” ujar Taufik diamini Syakhir dan pendampingnya.

Sedangkan Syakhir menambahkan dalam waktu dekat ini akan segera terbentuk badan tersebut dan mengumumkan kepada publik tentang sejumlah calon yang sedang dilakukan fit and properstest.

“Bisa saja calonnya cuma dua atau lebih. Bisa juga calonnya dari kader PKS saja maupun calon dari kader Gerindra,” ujar Syakhir yang menghormati instruksi Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto soal penunjukan calon wagub tersebut.

Disinggung soal koalisi partai yang sempat tidak harmonis lantaran dua-duanya ngotot menjagokan kader masing-masing, Syakhir menegaskan pihaknya masih solid berkoalisi dengan Gerindra dan sejumlah partai lain untuk kepentingan Pemilu 2019.

“PKS masih solid dan tetap berjuang untuk kemenangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres nanti,” tandasnya.

Dengan adanya pertemuan tersebut, maka mencairlah kebekuan komunikasi yang terjadi sejak September 2018 atau sebulan setelah Sandi meninggalkan kursi DKI 2. Pertemuan ini mengisyaratkan langkah kedua partai makin terarah mengusung M Taufik sebagai calon kuat pengganti Sandiaga.

Apalagi Syakhir beberapa kali sempat menyebut pihaknya menghargai instruksi Prabowo soal penunjukan calon wagub. Sebagaimana diketahui Prabowo telah menginstruksikan kepada DPD Gerindra DKI untuk menunjuk Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here