Populer di Sinetron, H OTONG LALO Ngaku Alami Pasang Surut di Dunia Hiburan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sebagai seorang entertainer (penghibur-red) alias seniman sejati, sosok H Otong Lalo tak memungkiri kalau dirinya telah melewati proses cukup panjang. Termasuk mengalami masa pasang dan surut. Bahkan sempat menghilang sebentar, karena harus mengajar kesenian di pondok pesantren Balaraja, Banten.

Bicara soal proses perjalanan berkesenian, ia mengaku memulai karir lawak sejak tahun 1981. Ikut Lomba Lawak Pelajar dan Mahasiswa. Saat itu masih duduk di bangku SMA. Baru di tahun 1982 jadi juara I Lomba Baca Cerita Betawi dan Sahibul Hikayat. Bahkan sampai dua tahun berturut-turut, meraih Piala Gubernur DKI.

Sedang puncak prestasinya ketika ikut Lomba Lawak Srimulat 1985. H Otong bersama grup lawak Jali-Jali Group tampil sebagai juara II. Untuk juara I diraih Bagito Group. Dari situlah merasa sudah mulai melangkah secara profesional.

“Setelah itu, saya bersama Jali-Jali Group, manggung ke sana-sini. Nggak cuma di panggung terbuka, tapi juga di tempat hiburan malam antara tahun 1986-1988. Bahkan sampai ke sejumlah daerah di Indonesia,” papar pria asli Betawi yang kini sudah hampir menginjak usia kepala 6 itu kepada POSBERITAKOTA, Selasa (11/12).

Tak cuma di panggung lawak, H Otong pernah juga bikin album. Pernah merekam lagu ‘Jailangkung‘, ‘Duit Nomor Satu’ serta puluhan album cover version lagu anak-anak. Jadi MC grup musik dangdut pun pernah dilakoni. Sejak tahun 2000 menghilang, memilih jadi pengajar kesenian di salah satu pesantren di Balaraja, Banten.

Begitu memasuki tahun 2010 karir lawak dimulai lagi. Sampai akhirnya merambah ke dunia sinetron. Main di sinetron ‘Kontrakan Tiga Pintu’ bersama Merriam Belina dan ‘Petaka Si Marbot Sombong‘ (2014). Nah, sejak 2015 sampai sekarang membintangin sinetron komedi ‘Tukang Ojek Pengkolan‘ (TOP) yang tayang setiap hari dilayar RCTI.

“Dari keaktifan saya di sinetron, alhamdulillah membawa berkah lain, terutama buat keluarga. Semua itu sangat saya syukuri,” ucap pemeran Babe Naim, bandar kontrakan di tayangan ‘Tukang Ojek Pengkolan‘ tersebut.

Sementara itu H Otong juga sibuk bermusik dengan kalangan generasi milenia. Bersama D’Babe Band yang berpersonil lengkap H Otong, Inna dan Pengky (vokalis), Cinjaw (melodi), Arie Tohari (drumm), Roma (bass), Opie (keyboard), Kibul (gendang rampak), Rafiq (plute) dan Hari (terompet), kerapkali diminta tampil di panggung-panggung besar, seperti untuk acara Tahun Baru. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here