Turis Ramai ke Pulau Seribu, JEMBATAN CINTA Jadi Daya Tarik Wisata Bahari

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Kegiatan pariwisata bahari di Kabupaten, Kepulauan Seribu, meningkat sejak banyak dilakukan penataan di berbagai bidang. Khususnya setiap week end, sejumlah pulau hunian di wilayah tersebut selalu dibanjiri wisatawan lokal maupun asing dan tentunya membawa berkah bagi warga pulau.

“Alhamdulillah, usaha wisata di sini makin ramai. Banyak turis yang bersantai sekaligus berswafoto di Jembatan Cinta,” ujar Sukran, warga Pulau Tidung, Kabupaten Kep. Seribu, Kamis (28/3). Ia dan sejumlah warga lainnya membuka usaha pariwisata dengan menyewakan home stay maupun melayani paket snorkeling dan wisata bahari lainnya.

Menurutnya, lokasi wisata paling terkenal di Kepulauan Seribu adalah Jembatan Cinta yang terletak di Pulau Tidung. Ini merupakan nama sebuah jembatan yang dapat menghubungkan antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, tingginya sekitar 5-6 meter.

Pada siang hari, Jembatan Cinta ramai dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto-foto karena pemandangan yang disuguhkan dari atas jembatan sangatlah menakjubkan, hamparan laut luas dengan airnya yang bening hijau kebiru-biruan.

Tidak sampai di situ, pada malam hari selain bisa menikmati malam berbintang, di sekitaran Jembatan Cinta ini juga kerap kali ditemukan warga yang sedang memancing sotong. Pesona lainnya dari Jembatan Cinta pada malam hari adalah melihat sorotan lampu yang menembus beningnya air laut. Keindahan karang di dasar dan beningnya air laut membuat hasrat untuk berenang pun biasanya akan muncul, walaupun malam hari

Baca Juga:  Janji Gubernur Anies, 3 PULAU REKLAMASI Dibuka untuk Umum & Gratis

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengatakan pihaknya terus berupaya mengembangkan wisata bahari. Di antaranya membangun sejumlah spot swafoto baru yang tersebar di sejumlah pulau. Misalnya di Pulau Kelapa ada Perahu Khole, Pulau Tidung ada Mahligai Cinta dan Gembok Cinta serta Pulau Harapan ada Taman Menunggu Dirimu.

“Jadi, selain menawarkan banyak tempat yang bagus, snorkeling dan jalan-jalan keliling pulau, pengunjung juga bisa berswafoto di lokasi-lokasi yang disediakan Pemkab Kepulauan Seribu,” kata Husein, mantan Walikota Jakarta Utara.

Wisatawan yang ingin datang ke Kepulauan Seribu biasanya berangkat dari Pelabuhan Muara Angke dengan menaiki kapal motor kayu bertarif Rp 50.000 per orang. Jika ingin menaiki kapal cepat, wisatawan bisa melalui Pantai Marina Ancol dengan tarif Rp 270.000 per penumpang.

Pada umumnya, mereka yang berkunjung ke Kepulauan Seribu mengikuti paket wisata murah yang meliputi biaya penginapan, konsumsi, wisata snorkeling, telusur pulau-pulau sekitar dan transportasi pergi-pulang Muara Angke-Kepulauan Seribu.

Tak heran, jika kebanyakan wisatawan adalah anak-anak muda dan kalangan backpacker. Untuk wisata snorkeling, wisatawan bisa datang Pulau Kayu Angin Genteng, Pulau Macan, Pulau Perak, dan Pulau Putri. ■ RED/JOKO/G

Beri Tanggapan