Puluhan Pekerja Kaget, RIBUAN KONDOM Bekas Menyumbat Saluran Limbah di Mega Kuningan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sejumlah petugas dari Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Jaya terkaget-kaget ketika mereka menemukan ribuan kondom bekas pakai. Alat kontrasepsi yang terbuat dari karet tersebut ditemukan saat mereka membersihkan saluran air limbah di kawasan bisnis Mega Kuningan di Jalan Denpasar, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kontan saja para pekerja yang menemukan sampah kondom berbaur dengan limbah lainnya merasa kaget. “Wow..! Jumlahnya banyak sekali, sampai ribuan kondom. Siapa nih yang makai?” Begitu celetuk petugas disambut tawa petugas lainnya di lokasi, Kamis (18/7). Saking banyaknya kondom bekas tersebut, diperkirakan digunakan oleh penghuni atau tamu apartemen di kawasan pusat bisnis tersebut.

Dirut PD PAL Jaya Subekti menjelaskan penemuan kondom dalam jumlah banyak terjadi saat pihaknya membersihkan perpipaan air limbah di Jl Denpasar Raya karena saluran mampet.

“Selain terdapat ribuan kondom bekas, juga ditemukan beberapa benda padat lainnya, seperti gulungan kabel, sampah plastik, pakaian bekas dan pembalut wanita,” paparnya.
Dari sampah yang terangkut sebanyak 10 karung, terdapat ribuan karet kondom.

Baca Juga:  Audisi The Voice Kids Indonesia Diserbu Ribuan Peserta 

Subekti mengimbau masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama pada saluran-saluran air, termasuk saluran air limbah. Menurutnya temuan sampah yang menyumbat saluran perpipaan air limbah menjadi pelajaran berharga karena sumbatan yang terjadi menyebabkan air limbah meluap ke jalan.

“Penanganannya juga tidak mudah, saluran perpipaan limbah itu berkedalaman sepuluh meter. Apalagi, kalau itu sampai terjadi di kedalaman 13 meter yang menjadi pipa paling dalam saat ini,” ujar Subekti. Ia mengharapkan masyarakat terbiasa untuk tidak membuang sampah sembarangan baik di toilet maupun manhole saluran.

Sementara itu Manager Operasi dan Pemerliharaan PD PAL Jaya, Adri Potianti, menambahkan bahwa untuk membersihkan sampah-sampah tersebut dikerahkan sebanyak 10 petugas dengan peralatan pendukung berupa rodding, jetter, pompa, vakum, dan takcle.

“Jarak antar manhole yang menjadi lokasi sumbatan di sini sekitar 103 meter. Kami sudah mengidentifikasi jarak terdekat pusat sumbatan berada 15 meter dari manhole,” kata Adri. ■ RED/JOKO/S

Beri Tanggapan