Buka Pameran Lowongan Kerja SMK, ANIES Minta Industri Serap Tenaga Kerja Jakarta

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Job Matching dan SMK Expo Tahun 2019 yang dilaksanakan selama dua hari di Auditorium Ki Hajar Dewantara, Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan revitalisasi SMK dan penyerapan angkatan kerja muda Ibukota melalui sistem pendidikan kejuruan yang dicanangkan sejak 30 Juni 2018 lalu.

Kegiatan pameran lapangan pekerjaan tersebut dibuka Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Pertemuan ini menandai persimpangan jalan perjalanan hidup para siswa-siswa SMK. Kalian sudah melewati suatu proses pendidikan. Sesudah itu adalah kesempatan Anda mulai berkarya. Dan saat Anda berkarya, ada banyak pilihan di depan anda. Banyak pilihan itu tercermin dari banyaknya booth-booth yang yang menyediakan lapangan kerja,” ujarnya di lokasi Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (19/8).

Bekerja sama dengan para ahli Jerman dan sistem magang industri, lulusan SMK Jakarta diharapkan bukan hanya mendapatkan sertifikasi secara kurikulum, tetapi juga memiliki pengalaman terbaik dengan melibatkan perusahaan dan pendampingan bersama para ahli dari Jerman.

“Pada hari ini, kita juga bersama dengan bapak-bapak para senior expert service dari Jerman. Kita bersyukur bahwa Jakarta menjadi tuan rumah dari program ini. Program pendampingan para ahli dari Jerman ini menarik. Jika kita harus mengirimkan para siswa ke Jerman, maka dana yang dibutuhkan luar biasa banyak. Jauh lebih efisien, apabila kita mendatangkan pakarnya dari Jerman, datang ke Indonesia,” ujar Anies.

Menurutnya, kehadiran para ahli secara fisik hanya terbatas di kelas dan secara hitungan waktu hanya sebentar. “Namun inspirasi yang mereka akan terus melekat sepanjang perjalanan karier anak-anak SMK Jakarta.

Baca Juga:  Warga Jangan Resah, GUBERNUR ANIES Tegaskan Pemberlakuan Ganjil-Genap Hanya Sementara

“Tadi saya sempat tanya kepada mereka. Apa yang mengesankan. Jawabannya menggambarkan pendidikan. The People. Apa yang mengesankan dari Indonesia? Orang-orangnya ramah. Anak-anaknya yang tadi mereka istilahkan penuh dengan rasa ingin tahu. Kalau siswa memiliki curiosity, maka itu tanda anak-anak kita adalah pembelajar,” tutur Anies.

Perlui diketahui, implementasi revitalisasi SMK dilakukan melalui penguatan regulasi SMK Mandiri dengan pola BLUD, sertifikasi kompetensi peserta didik SMK oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Terlisensi BNSP (84 SMK DKI Jakarta menjadi LSP-P1), perluasan akses untuk masyarakat kurang mampu, serta pemasaran tamatan SMK (job matching) dengan puluhan perusahaan dan pameran karya inovasi SMK (SMK Expo).

Kegiatan Job Matching dan SMK Expo Tahun 2019 bekerja sama dengan 70 dunia usaha dan industri dengan 5.000 lowongan kerja yang diharapkan langsung terserap oleh lulusan terbaik SMK Jakarta. Melalui kegiatan tersebut, produk-produk unggulan SMK hasil pengembangan Teaching Factory dan karya inovasi SMK sebagai unit bisnis dapat diperkenalkan ke publik, sekaligus meningkatkan hubungan kolaborasi kerja sama antara SMK dan dunia usaha/industri.

“Terima kasih kepada industri yang terlibat dalam kegiatan ini. Harapan saya, tidak usah mencari tenaga kerja jauh-jauh. Tengoklah sekolah-sekolah di Jakarta karena kita punya begitu banyak sekolah yang menghasilkan anak-anak yang terampil. Rekrut mereka! Bantu kami untuk mengembangkan sekolah-sekolah yang ada di Jakarta,” tandasnya. ■ RED/JOKO S/G

Beri Tanggapan